Solo: PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana merestorasi lokomotif usang di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. Lokomotif itu menjadi salah satu saksi sejarah era kepemimpinan Presiden Soekarno selama masa kemerdekaan RI.
"Rencananya kami menghidupkan kembali lokomotif kuno D52. Loko uap itu sangat bersejarah karena pernah digunakan Presiden Soekarno saat pemerintahan Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta," ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, Selasa 18 Februari 2020.
Menurut Edi, lokomotif D52 kerap mengantarkan Presiden Soekarno menuju pusat pemerintahan Indonesia di Kota Pelajar.
"Untuk rute kereta masih dipikirkan. Tapi yang pasti erat dengan sejarah Presiden Soekarno," imbuhnya.
Selain di Stasiun Purwosari, Edi mengatakan PT KAI memiliki sejumlah lokomotif usang lain yang berada di Ambarawa, Semarang. Tak cuma kuno, lokomotif itu bahkan unik lantaran menjadi satu-satunya di dunia yang masih eksis.
"Jarang juga lokomotif kuno yang masih bisa direstorasi dan dihidupkan kembali. Kita memiliki beberapa di Ambarawa, dan nanti kita akan menghidupkannya kembali. Demi perkembangan sejarah juga," jelasnya.
PT KAI pernah menghidupkan kembali kereta uap D1410 yang digerakkan lokomotif atau loko uap melalui Pemerintah Kota Solo. Loko kuno bernama Joko Kendil tersebut menambah destinasi wisata baru di Kota Solo.
Solo: PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana merestorasi
lokomotif usang di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. Lokomotif itu menjadi salah satu saksi sejarah era kepemimpinan Presiden Soekarno selama masa kemerdekaan RI.
"Rencananya kami menghidupkan kembali lokomotif kuno D52. Loko uap itu sangat bersejarah karena pernah digunakan Presiden Soekarno saat pemerintahan Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta," ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, Selasa 18 Februari 2020.
Menurut Edi, lokomotif D52 kerap mengantarkan Presiden Soekarno menuju pusat pemerintahan Indonesia di Kota Pelajar.
"Untuk rute kereta masih dipikirkan. Tapi yang pasti erat dengan sejarah Presiden Soekarno," imbuhnya.
Selain di Stasiun Purwosari, Edi mengatakan PT KAI memiliki sejumlah lokomotif usang lain yang berada di Ambarawa, Semarang. Tak cuma kuno, lokomotif itu bahkan unik lantaran menjadi satu-satunya di dunia yang masih eksis.
"Jarang juga lokomotif kuno yang masih bisa direstorasi dan dihidupkan kembali. Kita memiliki beberapa di Ambarawa, dan nanti kita akan menghidupkannya kembali. Demi perkembangan sejarah juga," jelasnya.
PT KAI pernah menghidupkan kembali
kereta uap D1410 yang digerakkan lokomotif atau loko uap melalui Pemerintah Kota Solo. Loko kuno bernama Joko Kendil tersebut menambah destinasi wisata baru di Kota Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)