Tegal: Jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, semakin bertambah. Sepanjang pandemi covid-19, terdapat lima klaster pasar tradisional tersebar di lima kecamatan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, mengatakan lima klaster pasar itu yakni, Pasar Trayeman di Kecamatan Slawi, Pasar Margasari di Kecamatan Margasari, Pasar Randusari di Kecamatan Pagerbarang, Pasar Kupu di Kecamatan Dukuhturi, dan Pasar Suradadi di Kecamatan Suradadi.
"Yang terbaru di Pasar Kupu dan Pasar Suradadi. Saat ini jumlah pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Pasar Kupu sebanyak 10 orang. Namun, sebagian sudah sembuh. Sedangkan di Pasar Suradadi hanya dua orang," kata Joko, saat dihubungi, Kamis, 19 November 2020.
Dia mengungkap, empat pasar di antaranya sudah dilakukan penutupan sementara selama tiga hari. Pasar disterilkan dan disemprot cairan disinfektan. Sedangkan Pasar Suradadi belum ditutup.
Baca: Sejumlah Kabupaten/Kota Masuk Zona Merah Lebih dari 3 Pekan
"Sebenarnya kami tidak melarang aktivitas di pasar tradisional karena menyangkut pemenuhan kebutuhan pangan pokok, tapi protokol kesehatan itu wajib bagi pedagang dan para pembeli," terangnya.
Joko menilai, tingginya penambahan konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tegal buah dari kinerja tim kesehatan dalam melacak dan melakukan pengetesan kontak erat. Rata-rata dalam sehari, pihaknya bisa mengambil 300 spesimen swab, tertinggi sampai 500 sampel swab.
"Saat ini jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Tegal sudah lebih dari 944 orang. Dan yang sudah sembuh 830 orang, dirawat 48 orang dan 66 orang meninggal dunia," ujarnya.
Tegal: Jumlah pasien
covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, semakin bertambah. Sepanjang pandemi covid-19, terdapat lima klaster pasar tradisional tersebar di lima kecamatan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, mengatakan lima klaster pasar itu yakni, Pasar Trayeman di Kecamatan Slawi, Pasar Margasari di Kecamatan Margasari, Pasar Randusari di Kecamatan Pagerbarang, Pasar Kupu di Kecamatan Dukuhturi, dan Pasar Suradadi di Kecamatan Suradadi.
"Yang terbaru di Pasar Kupu dan Pasar Suradadi. Saat ini jumlah pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Pasar Kupu sebanyak 10 orang. Namun, sebagian sudah sembuh. Sedangkan di Pasar Suradadi hanya dua orang," kata Joko, saat dihubungi, Kamis, 19 November 2020.
Dia mengungkap, empat pasar di antaranya sudah dilakukan penutupan sementara selama tiga hari. Pasar disterilkan dan disemprot cairan disinfektan. Sedangkan Pasar Suradadi belum ditutup.
Baca:
Sejumlah Kabupaten/Kota Masuk Zona Merah Lebih dari 3 Pekan
"Sebenarnya kami tidak melarang aktivitas di pasar tradisional karena menyangkut pemenuhan kebutuhan pangan pokok, tapi protokol kesehatan itu wajib bagi pedagang dan para pembeli," terangnya.
Joko menilai, tingginya penambahan konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tegal buah dari kinerja tim kesehatan dalam melacak dan melakukan pengetesan kontak erat. Rata-rata dalam sehari, pihaknya bisa mengambil 300 spesimen swab, tertinggi sampai 500 sampel swab.
"Saat ini jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Tegal sudah lebih dari 944 orang. Dan yang sudah sembuh 830 orang, dirawat 48 orang dan 66 orang meninggal dunia," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)