Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen amblas sepanjang 20 meter, kedalaman sekitar 5 meter di Desa Trimulyo tepatnya depan Koramil Wadaslintang, Wonosobo. (ANTARA/HO)
Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen amblas sepanjang 20 meter, kedalaman sekitar 5 meter di Desa Trimulyo tepatnya depan Koramil Wadaslintang, Wonosobo. (ANTARA/HO)

Jalan Wonosobo-Kebumen Ambles Sepanjang 20 Meter

Nasional jalan ambles
Antara • 12 Januari 2021 10:44
Wonosobo: Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, ambles sepanjang 20 meter. Ambles tersebut mencapai kedalaman sekitar 5 meter tepat berada di depan Koramil Wadaslintang, Wonosobo, Desa Trimulyo.
 
Danramil 12/Wadaslintang, Lettu CPL Tulus Widodo, mengatakan jalan raya Wadaslintang-Prembun tersebut ambles sekitar pukul 04.45 WIB.
 
"Akibat kejadian tersebut jalan Wadaslintang-Prembun putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Tulus di Wonosobo, Selasa, 12 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tiga Sekolah di Banda Aceh Ditutup Karena Abaikan Prokes
 
Dia menjelaskan sebelumnya di kawasan tersebut turun hujan dengan curah yang cukup tinggi sejak Senin siang, 11 Januari 2021. Sebelah jalan yang ambles merupakan lembah yang cukup dalam.
 
Menurut Tulus kondisi di bawah jalan yang ambles dan longsor merupakan areal persawahan milik warga.
 
Tulus menyampaikan sehubungan dengan putusnya jalan tersebut arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif Kaliwiro-Mendono-Gumler-Besuki-Tirip–Wadaslintang.
 
Namun jalan alternatif tersebut cukup sempit untuk kendaraan besar seperti bus atau truk dan diharapkan tidak melewati jalan tersebut karena bisa membuat kemacetan.
 
Menurut dia untuk kendaraan besar yang akan ke Kebumen dialihkan ke Banjarnegara lewat Gandulekor.
 
Ia menghimbau kepada masyarakat jangan mendekat ke lokasi longsor atau jalan ambles tersebut, dikhawatirkan bisa menyebabkan longsor lebih besar lagi.
 
"Apalagi hujan masih sering turun, diharapkan masyarakat agar selalu waspada longsor masih bisa terjadi lagi," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif