Ilustrasi--(Foto: AFP/Jewel Samad)
Ilustrasi--(Foto: AFP/Jewel Samad)

Kena Hipnotis saat Beli Bubur, Motor Ojol Raib

Nasional pelaku hipnotis ojek online hipnotis
Farhan Dwitama • 29 Januari 2021 11:18
Tangerang: Pengemudi ojek daring berinisial INH, bernasib kurang beruntung lantaran sepeda motor yang biasa digunakannya mencari nafkah hilang usai pundaknya ditepuk orang tidak dikenal. 
 
"Kejadiannya saat saya mau membeli bubur pakai motor kakak saya yang biasa kita gunakan bergantian untuk mengojek," terang INH, di Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Jumat, 29 Januari 2021.
 
Dia menjelaskan, peristiwa apes itu terjadi di sebuah kedai bubur ayam yang bersebelahan dengan Rumah Sakit IMC Bintaro, di Jalan Jombang Raya, Ciputat. Kala itu, INH mengendarai Yamaha N-Max B 6034 VSY.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat tiba di kedai bubur ayam, datang dua pelaku dan satu di antaranya menepuk pundak INH dari arah belakang.
 
"Pundak saya ada yang menepuk dari belakang dan langsung menanyakan kabar orang tua saya. Padahal saya sebenarnya enggak kenal sama orang ini," ujarnya. 
 
Baca juga: Peringatan! Tim Maung Galunggung Tasikmalaya Siap Tembak Penjahat Jalanan
 
Kemudian, dua orang diduga pelaku gendam tersebut meminta korban mengikutinya ke Perumahan Pondok Pucung Indah II, di Jalan Pondok Pucung IV, Pondok Aren. 
 
"Di lokasi itu, salah satu pelaku bilang ingin meminjam sepeda motor saya. Terus saya kasih saja dan saya menunggu di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari."
 
Setelah sadar menjadi korban hipnotis, INH pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada keluarga. Ia kemudian mengajukan laporan ke kepolisian setempat.
 
"Mudah-mudahan motor kami ini bisa kembali, karena itu satu-satunya kendaraan untuk mencari nafkah," jelas dia.
 
Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Sumiran membenarkan adanya laporan hipnotis oleh pengemudi ojek daring tersebut, pihaknya mengaku masih memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
 
"Iya dalam penyelidikan. Kita sudah panggil saksi-saksi untuk diperiksa dan dimintai klarifikasinya. Habis salat jumat satu saksi dipanggil," imbuhnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif