Yogyakarta: Orang tua korban mutilasi A, Heri Prasetyo mencurigai anaknya dibunuh sang mantan kekasih. Kecurigaan itu muncul dari sejumlah indikasi.
Heri mengatakan putrinya itu telah bercerai dengan suaminya pada 2021. Setelah itu, A juga sempat menjalin asmara dengan seorang laki-laki.
"Kalau diusut sepertinya mantannya itu," kata Heri ditemui di rumah duka di kawasan Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Senin, 20 Maret 2023.
Heri mengatakan dugaan itu baru sebatas perkiraan. Pasalnya, selama ini pelaku pembunuhan kerap dari kalangan orang dekat. Terlebih, Heri juga tak mengenali laki-laki yang menjalin hubungan dengan A sebelum pembunuhan.
"Fotonya sudah saya kasih (ke polisi). Yang gak punya (foto) mantannya (suami)," ujarnya.
Heri berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuhan anaknya. Pasalnya, sejumlah barang milik anaknya juga dibawa kabur pelaku.
"Motor anak saya juga dibawa pelaku, termasuk dua HP anak saya," ujar lelaki 64 tahun ini.
Sebelumnya sesosok mayat termutilasi ditemukan di Kabupaten Sleman, DIY. Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di sebuah penginapan di Dusun Purwodadi, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Senin dini hari, 20 Maret 2023.
Mayat itu ditemukan setelah penjaga sempat curiga tak ada aktivitas pada pagi hari. Setelah membuka paksa jendela dan dicek, ditemukan mayat sudah terpotong menjadi beberapa bagian di dalam kamar mandi.
Temuan mayat itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan autopsi. Hasil sementara dari identifikasi sosok mayat berinisial A merupakan warga Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Polisi menunggu hasil autopsi untuk keterangan lebih lanjut.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Yogyakarta: Orang tua korban mutilasi A, Heri Prasetyo mencurigai anaknya dibunuh sang mantan kekasih. Kecurigaan itu
muncul dari sejumlah indikasi.
Heri mengatakan putrinya itu telah bercerai dengan suaminya pada 2021. Setelah itu, A juga sempat menjalin asmara dengan seorang laki-laki.
"Kalau diusut sepertinya mantannya itu," kata Heri ditemui di rumah duka di kawasan Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Senin, 20 Maret 2023.
Heri mengatakan dugaan itu baru sebatas perkiraan. Pasalnya, selama ini pelaku pembunuhan kerap dari kalangan orang dekat. Terlebih, Heri juga tak mengenali laki-laki yang menjalin hubungan
dengan A sebelum pembunuhan.
"Fotonya sudah saya kasih (ke polisi). Yang
gak punya (foto) mantannya (suami)," ujarnya.
Heri berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuhan anaknya. Pasalnya, sejumlah barang milik anaknya juga dibawa kabur pelaku.
"Motor anak saya juga dibawa pelaku, termasuk dua HP anak saya," ujar lelaki 64 tahun ini.
Sebelumnya sesosok mayat termutilasi ditemukan di Kabupaten Sleman, DIY. Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di sebuah penginapan di Dusun Purwodadi, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Senin dini hari, 20 Maret 2023.
Mayat itu ditemukan setelah
penjaga sempat curiga tak ada aktivitas pada pagi hari. Setelah membuka paksa jendela dan dicek, ditemukan mayat sudah terpotong menjadi beberapa bagian di dalam kamar mandi.
Temuan mayat itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan autopsi. Hasil sementara dari identifikasi sosok mayat berinisial A merupakan warga Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Polisi menunggu hasil autopsi untuk keterangan lebih lanjut.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)