Jasad Serda Ahmad Ismi La harjilun, anggota TNI-AD di Kepulauan Sula yang dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya pada Minggu (2/10) di perairan Sulabesi berhasil ditemukan (ANTARA/Abdul Fatah)
Jasad Serda Ahmad Ismi La harjilun, anggota TNI-AD di Kepulauan Sula yang dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya pada Minggu (2/10) di perairan Sulabesi berhasil ditemukan (ANTARA/Abdul Fatah)

Ngeri! Jasad Anggota TNI Ditemukan Koyak Diduga Diterkam Buaya

Antara • 04 Oktober 2022 12:52
Ternate: Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), menemukan jasad Serda Ahmad Ismi La harjilun, anggota TNI-AD di Kepulauan Sula yang dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya pada Minggu, 2 Oktober 2022, di Perairan Sulabesi.
 
"Anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman dihubungi dari Ternate, Selasa, 4 September 2022.
 
Dia menyatakan, pada operasi SAR hari ke-2 sekitar pukul 09.25 WIT, tim SAR Gabungan menemukan korban pada koordinat 2° 4'33.00"S / 125°51'18.00"E atau 0.45 NM arah Selatan dari LKP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selanjutnya tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke darat kemudian dibawa menuju ke rumah duka di Desa Paratina untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
 
Sebelumnya, tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula dilaporkan hilang, karena diterkam buaya saat mencari ikan bersama dua rekannya.
 
Baca juga: Musim Durian Picu Konflik Manusia dengan Beruang di Sumsel

Berdasarkan laporan saksi, seorang anggota TNI bernama Serda Ahmad Ismil La Hardjilun dilihat sudah diterkam buaya dan kedua rekannya berusaha untuk menolong dengan cara memanah buaya tersebut,
 
"Namun buaya tersebut melarikan diri dengan membawa korban masuk ke dalam air sampai tidak terlihat," kata Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman.
 
Fathur Rahman mengatakan, sesuai informasi dari saksi, kronologis pada 2 Oktober 2022 sekitar pukul 14.50 WIT, korban Serda Ahmad Ismil La Hardjilun pergi ke Desa Paratina Kabupaten Kepulauan Sula untuk memanah ikan di sekitar perairan desa tersebut bersama kedua rekan Praka Budiarjo Umasugi dan Ongen.
 
Saat itu, kedua saksi melihat korban Serda Ahmad Ismil La Hardjilun diterkam buaya dan kedua rekannya berusaha untuk menolong dengan cara memanah buaya tersebut, namun tidak berhasil.
 
Sehingga, sekitar pukul 00.20 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana berkoordinasi dengan Kodim 1510 Sula dan Kantor Basarnas Ternate berkoordinasi dengan Korem 152 Baabullah untuk mekanisme pencarian korban.
 
Menurut Fathur Rahman, karena pencarian pada malam hari sangat tidak efektif, jarak pandang sangat terbatas, dan juga banyak ancaman binatang buas, sehingga proses pencarian dilanjutkan pada pagi hari kemarin.

 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif