Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam Ditangkap
Dua Kapal Ilegal Fishing Saat Diamankan Stasiun PSDKP Pontianak, Jumat 27 April 2018.
Pontianak: Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak bersama Badan Keamanan Laut menangkap dua kapal pencuri ikan asal Vietnam di perairan laut Natuna Utara. 21 anak buah kapal dan nakhoda diboyong ke darat, Senin, 23 april 2018.

Penangkapan kapal itu berawal dari petugas yang tergabung dalam Operasi Nusantara III mencurigai kapal Vietnam BV 99277 TS dan BV 7222 TS sedang menangkap ikan di perairan ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia) tanpa izin dari pemerintah.

"Saat ditangkap, petugas memberikan tembakan peringatan ke udara lantara pelaku berusaha kabur," kata Mochamad Erwin, Kasubsi Oprasional Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran, Stasiun PSDKP Pontianak, Jumat, 27 april 2018.


Hasil penyelidikan sementara, kedua kapal asing bendera Vietnam menggunakan alat tangkap terlarang. "Saat ditangkap kedua kapal itu menggunakan pair trawl yang dilarang digunakan di perairan Indonesia, dan sudah cukup lama di perairan ZEEI serta di indikasi satu perusahaan," tuturnya.

Selain dua kapal, petugas juga menangkap 21 anak buah kapal dan nakhoda, petugas juga menemukan dokumen dan bendera dari negara lain pada saat proses penggeledahan.

"Saat digeledah petugas menemukan dokumen negara berasal dan dokumen negara Malaysia serta bendera negara lain," ujarnya. 

Kedua kapal tersebut diduga melanggar Pasal 92 Jo. Pasal 26 ayat (1), Pasal 93 ayat (2) Jo. Pasal 27 ayat (2), Pasal 85 Jo. Pasal 9 Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. Kedua kapal Asing itu, selanjutnya diserahterimakan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan Stasiun PSDKP Pontianak guna proses lebih lanjut.




(ALB)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360