Petugas membersihkan restoran cepat saji yang dicoret oleh anggota Anarko Sindikalism, Kamis, 3 Mei 2019. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin.
Petugas membersihkan restoran cepat saji yang dicoret oleh anggota Anarko Sindikalism, Kamis, 3 Mei 2019. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin.

Polisi Tangkap 19 Pelaku Vandalisme saat May Day di Makassar

Nasional may day hari buruh perusakan vandalisme
Muhammad Syawaluddin • 03 Mei 2019 15:18
Makassar: Kepolisian Resor Kita Besar (Polrestabes) Makassar menangkap 19 orang yang diduga sebagai pelaku vandalisme dan perusakan salah satu tempat makan saat hari buruh, Rabu, 1 Mei 2019 kemarin.
 
"Saat ini sudah kami amankan sebanyak 19 orang," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Indratmoko menjelaskan, 19 orang yang ditangkap tersebut merupakan kelompok Anarko Sindikalism yang diduga melakukan tindakan perusakan dan vandalisme.Mereka diringkus di tempat terpisah di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa sejak Rabu, 1 Mei 2019 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk hari ini saja pihak kepolisian menangkap 10 orang di Kota Makassar dan Gowa. Kemarin, polisi menangkap 9 orang pelaku yang diduga terlibat perusakan dan vandalisme di restoran siap saji tersebut.
 
"Sejak Rabu (1 Mei 2019) hingga Kemarin kita amankan 9 orang, dan hari ini kami mengamankan sebanyak 10 orang sejak semalam," beber Indratmoko.
 
Indratmoko juga menegaskan bahwa pihaknya terus mendalami motif dan pelaku lain yang terlibat dalam kasus pengrusakan dan aksi coret-coret di MC Donald pada momentum Hari Buruh.
 
Sebelumnya, pada peringatan Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada 1 Mei 2019 lalu. Sekelompok orang dengan memakai baju hitam, melakukan tindakan pengrusakan dan mencoret-coret dibeberapa titik restoran cepat saji MC Donald di Jalan AP. Pettarani.
 
Aksi tersebut berlangsung sangat cepat, namun hal itu disaksikan oleh beberapa orang yang ada di sekitar tempat kejadian perkara seperti Tukang Parkir. Salah satu tukang parkir, Ramli mengatakan bahwa hal itu dilakukan oleh sekitar 20 orang berpakaian hitam-hitam penutup muka.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif