Ilustrasi Antara
Ilustrasi Antara

33 WNA di Tangerang Direkomendasikan Dideportasi

Nasional wna ilegal
27 April 2017 16:25
medcom.id, Tangerang: Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, merekomendasikan kepada Imigrasi untuk mendeportasi 33 warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah itu. Rekomendasi dilakukan lantaran WNA itu menyalagunakan izin tinggal dengan melakukan berbagai usaha.
 
"Jumlah WNA itu merupakan hasil pemantauan dan operasi sejak pekan pertama Januari 2017 hingga pertengahan April 2017," kata Kepala Kantor Kesbangpol Pemkab Tangerang Ahmad Hidayat seperti dikutip Antara, Kamis, 27 April 2017.
 
Ahmad mengatakan, mayoritas WNA itu berasal dari Tiongkok dan ada juga di antara mereka yang menyebarkan aliran menyimpang dari ajaran Budha sebenarnya. Pihaknya melakukan klarifikasi ke pengurus WALUBI Pusat menyangkut ajaran para WNA itu dan mendapat penjelasan bahwa ajaran tersebut menyimpang. Namun diantara WNA tersebut ada juga yang membuka usaha di Kecamatan Pagedangan dan Kepala Dua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahmad tidak menjelaskan asal negara WNA tersebut dan hanya ingat kebanyakan dari Tiongkok. Menurut dia upaya rekomendasi itu karena pihaknya merupakan bagian dari tim Sistem Pemantauan Orang Asing (Sipora) diantaranya unsur Imigrasi, kepolisian maupun kejaksaan.
 
Bahkan pihaknya secara rutin mengelar rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda ) dan pembahasan termasuk diantaranya pengawasan orang asing. Dia menambahkan dengan alasan tersebut memberikan rekomendasi agar petugas Imigrasi melakukan deportasi ke negara masing-masing.
 
Petugas Kesbangpol Pemkab Tangerang juga melakukan investigasi pengawasan orang asing bahwa banyak diantara mereka mendiami apartemen di Kawasan Pusat Bisnis Kelapa Dua. Demikian pula mereka tinggal dan menyewa ruko, lalu membuka usaha dengan melibatkan penduduk setempat.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif