Menparekraf Sandiaga Uno bersama Painah di Trenggalek, Jatim. (istimewa)
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Painah di Trenggalek, Jatim. (istimewa)

Kunjungi Trenggalek, Menparekraf Bantu Nenek Penderita Asma

Antara • 30 Juni 2022 21:02
Trenggalek: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Pandean, kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Sandiaga menemui seorang wanita berusia 78 tahun bernama Painah, sebelum mengunjungi lokasi wisata.
 
Kala itu, Painah tampak sedang sakit lantaran mengidap asma selama 32 tahun. Melihat keadaan Painah, Sandiaga lantas memberikan bantuan berupa alat uap baru beserta sembako dan stok obat cair.
 
"Saya instruksikan kepada tim untuk segera mencari obatnya sekaligus menyetok supaya ibu punya persediaan obat. Saya ingin semua yang berkaitan dengan kebutuhan ibu dipantau dengan tim," ujar Sandiaga di desa wisata Pandean, Kamis, 30 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Painah langsung terharu saat mendengar empati yang dilontarkan Sandiaga. Sebab, sudah hampir satu bulan Painah tidak bisa bekerja lantaran asmanya kambuh.
 
"Saya mendengar dari teman-teman tim yang bilang ada warga yang sedang sakit asma dan tidak bisa berkerja selama satu bulan, sehingga tidak punya penghasilan. Makanya, saya minta untuk dikirimin bantuan berupa sembako dan obat-obatan," ungkap Sandi kepada Painah.
 
Painah berkerja sebagai pengumpul barang bekas di sekitar rumahnya, termasuk area wisata. Painah biasanya membeli barang rongsokan kepada tetangganya dengan harga Rp2.000 per kilorgram, kemudian dijual kembali ke pengepul.

Baca: Kembangkan Desa Wisata Semen, Ini Langkah Sandiaga


Sementara itu, kedatangan Sandiaga terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebab, Desa Wisata Pandean sendiri terpilih dalam 50 besar desa/kampung wisata terbaik.
 
Desa ini menawarkan wisata arung jeram di aliran sungai Brantas yang biasanya padat wisatawan pada akhir pekan. Ada pula wisata taman Watu Kandang hingga homestay dengan konsep River Camp di pinggir aliran sungai.
 
Tak sampai disitu, wisatawan juga bisa mencicipi beragam kuliner khas Trenggalek seperti nasi tiwul, manco wijen hingga kripik alen-alen. Lalu ada pula produk UMKM lain yakni aneka fesyen seperti batik khas trenggalek, Tas anyaman bambu hingga kerajinan gelas bambu.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif