Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Fakhrudin. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Fakhrudin. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)

Jepara Belum Berencana Terapkan PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Rhobi Shani • 12 Mei 2020 13:43
Jepara: Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, belum berencana menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Alasannya, kasus penyebaran virus korona kecil dan menempati urutan lima terendah di Jawa Tengah.
 
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Fakhrudin, mengatakan, selain menempati peringkat lima terendah, alasan lain PSBB belum perlu karena belum ada kasus transmisi lokal.
 
“Jadi yang positif (covid-19) di Jepara orang datang dari luar. Dari Jepara belum ada yang positif. Begitu ada yang positif langsung kami lakukan pelacakan dan hasilnya negatif semua,” ujar dia, Selasa, 12 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, kata dia, faktor ekonomi, sosial, dan keamanan juga jadi pertimbang. Jika PSBB dipaksakan diterapkan, ia khawatir muncul gejolak ekonomi dan sosial.
 
Baca juga:64 Ribu Masker Gratis untuk Warga Selama PSBB di Banten
 
“Beban PSBB terhadap ekonomi, sosial, dan pengamanan itu luar biasa. Wilayah Jepara itu luas,” katanya.
 
Saat ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait covid-19 di Kabupaten Jepara sebanyak 647 jiwa. Perinciannya, sudah selesai masa pemantauan sebanyak 565 jiwa dan tersisa 82 orang masih dipantau.
 
Kemudian, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 95 orang. Sebanyak 56 PDP sudah dinyatakan sehat, 11 meninggal, dan masih ada 28 dalam perawatan.
 
Lalu jumlah kasus positif covid-19 yakni lima kasus. Tiga orang positif covid-19 telah sembuh dan satu orang meninggal sehingga saat ini tersisa satu pasien positif korona.
 
“Di Jepara angkanya (kasus covid-19) masih kecil tidak seperti kota-kota lainnya, jadi belum (perlu) untuk PSBB,” pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif