Penyegelan PR Wijaya Makmur di Demak, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani
Penyegelan PR Wijaya Makmur di Demak, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani

Pabrik Rokok di Demak Disegel

Nasional rokok ilegal
Rhobi Shani • 21 Desember 2019 11:55
Demak: Pabrik rokok (PR) Wijaya Makmur di Desa Bakung Kecamatan Mijen Kabupaten Demak, Jawa Tengah, disegel Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah-DIY. Pabrik rokok itu memproduksi rokok legal dan ilegal.
 
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah-DIY, Tri Wikanto, mengatakan penggeledahan dilakukan pada 29 November 2019. Penggeledahan bermula karena petugas curiga proses pengirimannya dilakukan dini hari dan terburu-buru.
 
“Penelusuran dari rekening listrik setiap bulan tinggi, namun pembelian pita cukai sedikit. Rokok tanpa pita cukai yang disita 231.500 batang berpotensi merugikan negara hingga Rp 109.283.047,” ujar Wikanto saat pemusnahan rokok ilegal hasil sitaan di PR Wijaya Makmur, Jumat, 20 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbekal informasi warga, petugas mengejar mobil pengirim barang yang keluar dari PR Wijaya Makmur. Kecurigaan petugas terbukti, di dalam mobil tersebut ditemukan 443.560 batang rokok ilegal, senilai Rp317.145.400.
 
“Pabrik ini memiliki izin resmi, tapi untuk produk tertentu. Saat petugas lengah, dia kemudian memroduksi barang yang ilegal itu,” kata Wikanto.
 
Tersangka dijerat Pasal 354 UU 39 tahun 2007 dan terancam pidana penjara selama lima tahun. Izin usaha PR Wiajaya Makmur dibekukan.
 
Sepanjang tahun 2019 hingga November, Kanwil Bea Cukai Jateng- DIY telah melakukan 398 penindakan rokok ilegal. Tindakan tersebut diklaim telah menyelamatkan keuangan negara sebesar, Rp 39.894.667.763. Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara menjadi sarang pembuatan dan peredaran rokok ilegal.
 
Pada konferensi tersebut, turut dimusnahkan 18.760.828 batang rokok, 1,76 ton tembakau iris dan 47.682 keping pita cukai palsu. Dari sitaan yang telah dilakukan sejak 2018 lalu, negara berpotensi dirugikan sebesar Rp 7.978.400.307.

 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif