Wali Kota Malang, Sutiaji. (Medcom,id/Daviq Umar Al Faruq)
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Medcom,id/Daviq Umar Al Faruq)

Pemerintah Disarankan Meniru Swedia Dalam Mengatur Kerja PNS

Nasional PNS Kerja di Rumah
Daviq Umar Al Faruq • 14 Agustus 2019 14:09
Malang: Wali Kota Malang, Sutiaji, menyambut positif wacana pegawai negeri sipil (PNS) dapat bekerja di rumah. Tapi wacana itu perlu dikaji.
 
"Intinya menurut saya adalah hasil. Masalah setuju dan tidak, itu perlu ada pendalaman lagi. Ini kan wacana, perlu ada kajian-kajian lebih lanjut," kata Sutiaji kepada Medcom.id, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Sutiaji optimis wacana tersebut tidak membuat PNS malas bekerja. Asalkan wacana tersebut berbasis prestasi dan kompetensi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wacana Kemenpan-RB ini juga bisa berkaca dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negar yang lebih menegaskan kepada sistem merit (kebijakan dan manajemen SDM aparatur yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar).
 
"Orang-orang yang mempunyai kinerja itu yang nanti mendapatkan posisi, dikasih reward. Tinggal kalau kita jujur seperti di luar negeri itu, tidak berlama-lama di kantor tapi pekerjaan selesai. Kecuali pekerjaan-pekerjaan pelayanan publik. Kalau tidak pelayanan publik mungkin bisa. Kalau pelayanan publik kan harus ngantor," jelasnya.
 
Dia menyarankan wacana tersebut disempurnakan dengan mencontoh Swedia. Kebijakan dibuat bukan tentang PNS dapat bekerja di rumah, namun pada efisiensi jam kerja.
 
"Misal masuk jam 08.00 dan pulang jam 16.00. Apabila ada PNS yang sudah mengerjakan tugasnya dalam tiga jam, ya dia hanya ngantor tiga jam. Setelah itu dia boleh pulang karena pekerjaannya sudah selesai," tuturnya.
 
Sutiaji menilai efisiensi jam kerja bagus jika dapat diterapkan. Sebab, bila PNS telah menyelesaikan pekerjaan dan berlama-lama di kantor bisa menimbulkan efek negatif.
 
"Kalau lama di kantor nanti akan ada efek lain. Banyak skandal-skandal. Seperti di Swedia itu memang orang lebih banyak di rumah," pungkasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif