Coretan kekecewaan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Coretan kekecewaan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Stadion Kanjuruhan Penuh Coretan Kekecewaan Aremania Atas Tragedi Kanjuruhan

Daviq Umar Al Faruq • 05 Oktober 2022 13:20
Malang: Beragam coretan bernada kekecewaan terpampang di sejumlah sudut Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Coretan itu tampak mewakili perasaan duka yang dialami para suporter saat Tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022 lalu.
 
Pantauan Medcom.id, selain coretan, juga terdapat berbagai poster yang tertempel di dinding-dinding stadion. Poster dan coretan itu disebut sebagai bentuk kritik dari para suporter atas tragedi yang menewaskan 131 orang di malam itu.
 
Stadion Kanjuruhan Penuh Coretan Kekecewaan Aremania Atas Tragedi Kanjuruhan
Coretan kekecewaan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah seorang pemilik warung kopi di Stadion Kanjuruhan, Awang Karta, mengaku, poster dan coretan bernada kritik itu sudah ada di Stadion Kanjuruhan sejak Senin malam, 3 Oktober 2022. Bahkan, poster dan coretan semakin banyak hingga kemarin malam, Selasa 4 Oktober 2022.
 
Baca: Tragedi Kanjuruhan jadi Titik Balik Rukunkan Suporter di Indonesia

"Poster-poster mulai terpasang, berisi nada tuntutan usut tuntas itu mulai hari Senin malam sampai kemarin malam masih ada pemasangan poster-poster dan coret-coret di sekitar tembok Stadion Kanjuruhan," katanya, Rabu 5 Oktober 2022.
 
Stadion Kanjuruhan Penuh Coretan Kekecewaan Aremania Atas Tragedi Kanjuruhan
Coretan kekecewaan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
 
Awang mengaku, poster-poster tersebut sebenarnya tak hanya terpampang di area Stadion Kanjuruhan saja. Namun juga di jalan-jalan raya di wilayah Kepanjen.
 
"Titik untuk poster-poster dan tulisan-tulisan tuntutan usut tuntas itu mulai dari pertigaan PLN Kepanjen sampai memutar Stadion Kanjuruhan. Mayoritas menuntut kasus penembakan gas air mata supaya diusut secara tuntas, dan secara terang benderang dan mendapat keadilan," terangnya.
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif