Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (baju  putih) saat meninjau banjir di Gresik, Jatim. Foto: Medcom.id/Amal
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (baju putih) saat meninjau banjir di Gresik, Jatim. Foto: Medcom.id/Amal

Rp1,1 Triliun Dianggarkan untuk Tanggul Kali Lamong

Nasional banjir antisipasi banjir
Amaluddin • 09 Januari 2020 08:33
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan anggaran Rp1,1 triliun, untuk membangun tanggul Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tanggul itu diharapkan bisa mencegah banjir akibat luapan Kali Lamong.
 
"Penanganan banjir Kali Lamong sudah masuk dalam Perpres No 80 tahun 2020, yang dialokasilan sekitar Rp1,1 triliun dari APBN untuk pembuatan tanggul," kata Khofifah, didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, saat memantau banjir di Desa Gurang Anyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Khofifah menerangkan luapan air di Teluk lamong menjadi penyebab banjir di Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Surabaya. Keempat daerah itu merupakan langganan banjir setiap tahun ketia musim hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena itu saya akan kumpulkan para bupati/wali kota di sepanjang aliran Kali Lamong itu untuk membahas realisasi dari Perpres 80/2020, detailnya seperti apa dan peran masing-masing daerah juga seperti apa nantinya," ujarnya.
 
Dia mencontohkan apakah warga perumahan dan pemukiman di Desa Gurang Anyar yang menjadi langganan banjir Kali Lamong perlu direlokasi. Maka daerah penggantinya itu menjadi tanggungjawab Bupati dan melibatkan pengembang.
 
"Begitu juga kalau diperlukan dibuatkan waduk untuk bisa menampung air hujan, maka lahan mana saja yang perlu dibebaskan. Untuk relokasi perumahan warga saya serahkan ke Bupati Gresik, biar nanti membahas bersama pengembang," kata Khofifah.
 
Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Haim Radianto mengaku sudah melaksanakan lima bentuk kesiapsiagaan penanggulangan bencana sejak Desember 2019. Namun Sambari enggan menyebut lima item yang dimaksud.
 
"Khusus daerah ini (perumahan) sampai dua kali kebanjiran, kami akan lakukan evaluasi mengapa ini terjadi. Kita tak mau saling menyalahkan tapi bagaimana solusi yang harus kita ambil," singkat Sambari
 
Selain mengunjungi korbn banjir di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, rombongan Khofifah juga mengunjungi korban banjir di Desa Banyu Legi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Namun air sudah surut.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif