Rekaman kamera pengawas penganiayaan oleh politikus Partai Demokrat Benny K Harman. Metro TV
Rekaman kamera pengawas penganiayaan oleh politikus Partai Demokrat Benny K Harman. Metro TV

Pegawai Resto Mai Cenggo Labuan Bajo Mengaku Ditampar Benny K Harman 4 Kali

Media Indonesia.com • 27 Mei 2022 20:59
Labuan Bajo: Kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh Anggota DPR Fraksi Demokrat Benny K Harman terhadap karyawan Restaurant Mai Cenggo di Labuan Bajo terus berlanjut. Siang tadi, Piter Ruman selaku Kuasa Hukum pihak Manajemen restoran dan korban atas nama Ricardo T Cundawan angkat bicara.
 
"Berdasarkan keterangan korban, saksi dari pihak manajemen restoran dan juga berdasarkan fakta CCTV," jelas Piter di Labuan Bajo, Jumat, 27 Mei 2022.
 
Ia menjelaskan, awal kejadian tersebut terjadi Selasa, 24 Mei sekitar pukul 13.00 WIT. Saat itu, Benny selaku terlapor tiba di lokasi Restoran Mai Cenggo. Kemudian yang bersangkutan masuk disalah satu ruangan VIP dan duduk di sebuah meja khusus untuk tamu grup.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya pelayan mendatangi dan menanyakan menu makanan dan minuman yang hendak di pesan. Setelah itu korban Ricardo T Cundawan selaku kapten operasional menghampiri Benny.
Dengan tangan terkatup di dada Rikardo menyampaian permohonan maaf.
 
Baca: Benny K Harman Mengaku Tak Terima Dipindahkan dari Ruang Ber-AC
 
"Mohon maaf pak, bukannya membuat bapak tersinggung, saya minta maaf agar bapak bisa move table ke meja yang sebelah, karena meja ini sudah dipesan group. Mohon maaf sebelumnya" kata Piter menirukan ucapan Rikardo.
 
Atas dasar itu, istri Benny berdiri dan menyatakan untuk tidak makan di restoran ini. Lantas, ia lalu menyuruh Rikardo memanggil manajer restoran. Setelah itu korban pergi dari tempat tersebut dan menuju kasir untuk mengurus pekerjaan lainnya.
 
Namun saat bersamaan terlapor menghampiri korban di meja kasir dan terlapor dengan nada yang keras menyampaikan "panggil managermu!," kata Benny.
 
Selanjutnya Rikardo menuju ruangan manajer dan melaporkan kejadian tersebut. Saat korban melapor, tiba tiba terlapor atau Benny berkata "biadab"!! seraya sambil menampar korban.
 
"BKH masuk ke rungan manajer tanpa permisi dan langsung menampar korban untuk pertama kalinya. Setelah itu korban meminta maaf atas ketidak nyamanan pelanggan," kata Piter.
 
Namun Benny mengulang ucapan biadab sambil menunjuk manajer restoran. Setelah itu korban meminta maaf lagi tetapi terlapor menjawabnya dengan nada kasar sambil menampar untuk yang ke dua dan ketiga.
 
Sambil memarahi korban, Benny menampar untuk kali keempat ke arah wajah korban. Tamparan tersebut cukup keras. Tak lama berselang, istrinya masuk ruangan sambil marah marah. Demikian juga anaknya ikut masuk ke dalam ruangan.
 
Menurut Piter, segala peristiwa termasuk dialog dalam peristiwa tersebut terekam secara jelas dalam CCTV restoran. Dikatakan Piter, Rikardo sesungguhnya bukan manajer, melainkan Kapten Operasional, yang bertanggung jawab penuh atas seluruh pelayanan di restoran Mai Cenggo.
 
"Jadi yang lapor ke Polres Mabar adalah korban, bukan pihak manajemen Resto Mai Cenggo," kata Piter.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif