Kupang: Vaksinasi covid-19 dosis pertama warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai 73,55%, pada Jumat, 24 September 2021. Cakupan vaksinasi dosis pertama tersebut setara dengan 245.407 orang.
Sementara untuk cakupan dosis lengkap atau kedua, mencapai 42,78% atau 142.737 orang. Target vaksinasi covid-19 di Kota Kupang 333.628 orang, serta vaksinasi dosis tiga (booster) untuk tenaga kesehatan 64,27% atau 2.233 orang. Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, optimistis capaian vaksinasi dosis pertama akan mencapai 80% pada akhir September 2021.
"Jika capaian vaksinasi per hari antara satu sampai dua persen, target 80 persen itu bisa tercapai," ujarnya, melansir Mediaindonesia.com.
Baca: Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Warga Pacitan Bisa Dapat BBM Gratis
Keberhasilan tersebut atas dukungan dari berbagai pihak seperti TNI/Polri, Perbankan, pelaku usaha, partai politik, dan komunitas lainnya yang menggelar serbuan vaksinasi covid-19 selama beberapa bulan terakhir.
Seperti Polri menggelar Vaksinasi Merdeka tahap kedua, dengan target 4.000 orang yang dipusatkan di Rumah Sakit Universitas Nusa Cendana. Vaksinasi juga digelar di perairan oleh polisi perairan. Kasus Covid-19 Di sisi lain, pada Kamis malam, 23 September 2021.
Gugus tugas melaporkan tambahan 14 kasus baru covid-19 di Kota Kupang. Dengan demikian menambah kasus aktif covid-19 menjadi 182 orang, dan tambahan 11 pasien sembuh.
Tambahan kasus baru tersebut membuat dua kelurahan yang sebelumnya zona oranye, naik status menjadi zona merah yakni Liliba dari sebelumnya 10 kasus bertambah menjadi 11 kasus, dan Kelapa Lima yang sebelumnya sembilan kasus menjadi 11 kasus.
Dengan demikian, kelurahan zona merah di Kota Kupang bertambah menjadi empat. Dua kelurahan zona merah sebelumnya yakni Sikumana 16 kasus dan Oesapa 14 kasus. Sedangkan delapan kelurahan lainnya tercatat zona hijau covid-19 yakni Bonipoi, Lai Lai Besi Kopan, Mantasi, Merdeka, Nunbaun Sabu, Nunhila, Oetete dan Solor.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/BxExvZ7vBA4" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
Kupang: Vaksinasi covid-19 dosis pertama warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai 73,55%, pada Jumat, 24 September 2021. Cakupan vaksinasi dosis pertama tersebut setara dengan 245.407 orang.
Sementara untuk cakupan dosis lengkap atau kedua, mencapai 42,78% atau 142.737 orang. Target vaksinasi covid-19 di Kota Kupang 333.628 orang, serta vaksinasi dosis tiga (booster) untuk tenaga kesehatan 64,27% atau 2.233 orang. Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, optimistis capaian vaksinasi dosis pertama akan mencapai 80% pada akhir September 2021.
"Jika capaian vaksinasi per hari antara satu sampai dua persen, target 80 persen itu bisa tercapai," ujarnya, melansir Mediaindonesia.com.
Keberhasilan tersebut atas dukungan dari berbagai pihak seperti TNI/Polri, Perbankan, pelaku usaha, partai politik, dan komunitas lainnya yang menggelar serbuan vaksinasi covid-19 selama beberapa bulan terakhir.
Seperti Polri menggelar Vaksinasi Merdeka tahap kedua, dengan target 4.000 orang yang dipusatkan di Rumah Sakit Universitas Nusa Cendana. Vaksinasi juga digelar di perairan oleh polisi perairan. Kasus Covid-19 Di sisi lain, pada Kamis malam, 23 September 2021.
Gugus tugas melaporkan tambahan 14 kasus baru covid-19 di Kota Kupang. Dengan demikian menambah kasus aktif covid-19 menjadi 182 orang, dan tambahan 11 pasien sembuh.
Tambahan kasus baru tersebut membuat dua kelurahan yang sebelumnya zona oranye, naik status menjadi zona merah yakni Liliba dari sebelumnya 10 kasus bertambah menjadi 11 kasus, dan Kelapa Lima yang sebelumnya sembilan kasus menjadi 11 kasus.
Dengan demikian, kelurahan zona merah di Kota Kupang bertambah menjadi empat. Dua kelurahan zona merah sebelumnya yakni Sikumana 16 kasus dan Oesapa 14 kasus. Sedangkan delapan kelurahan lainnya tercatat zona hijau covid-19 yakni Bonipoi, Lai Lai Besi Kopan, Mantasi, Merdeka, Nunbaun Sabu, Nunhila, Oetete dan Solor.
Vaksin untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.