Ilustrasi--Warga Komplek Perumahan Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, memperlihatkan anak ular kobra yang ditangkapnya di dalam botol kemasan air mineral. (Foto: MI/Kristiadi)
Ilustrasi--Warga Komplek Perumahan Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, memperlihatkan anak ular kobra yang ditangkapnya di dalam botol kemasan air mineral. (Foto: MI/Kristiadi)

Aksi Teror Ular King Kobra Hantui Warga Kota Depok

Nasional satwa Satwa Langka ular Kota Depok
Media Indonesia.com • 28 November 2021 11:30
Depok: Aksi teror ular king kobra menimbulkan kepanikan warga Kota Depok, Jawa Barat. Salah satunya masyarakat Perumahan Taman Lembah Gurame RT 002 RW 03 Jalan Durian 6, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
 
Seekor ular king kobra atau raja ular kobra masuk ke dalam rumah Lenny, Sabtu malam, 27 November 2021. Ia mengungkapkan, raja ular kobra berbisa tersebut muncul saat Lenny dan lima anaknya berada di dalam rumah.
 
Lenny menduga raja ular kobra yang memasuki rumahnya berasal dari saluran drainase yang ditumbuhi rumput rimbun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Raja ular tersebut, lanjut Lenny, tampak menyeramkan. Mata sang ular tampak tajam dan melebarkan tudung (leher).
 
Lenny dan anak-anaknya yang terdiri dari tiga orang perempuan dan dua laki-laki melihat raja ular kobra, berusaha tidak teriak. Ia kemudian mengambil telepon genggam lalu menghubungi markas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok.
 
Baca juga: Waspada Wabah DBD, Ciamis Gelar Aksi Berantas Sarang Nyamuk
 
Mendapat laporan, tim penjinak dikomandoi Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional DPKP Kota Depok Welman Naipos-pos berangkat menuju lokasi lalu langsung mengevakuasi hewan reptil tersebut.
 
"Kami masukkan ke dalam karung goni. Ular kobra kami serahkan ke pecinta reptil di Kota Depok," katanya, Minggu, 28 November 2021.
 
Welman mengimbau masyarakat Kota Depok yang tinggal di sekitar aliran sungai dan saluran drainase agar waspada lantaran di musim hujan ular sering bersembunyi di saluran drainase.
 
"Saat ini musim hujan waktu yang tepat ular kobra dan ular-ular lainnya menetaskan telurnya. Karena biasanya ular-ular biasanya mencari sarang yang nyaman untuk berkembang biak, ujar dia.
 
Welman menambahkan ular menyukai tempat rimbun seperti pepohonan dan ilalang. Apalagi jika tempat yang rimbun jarang sekali di rawat atau dibersihkan. (Kisar RG)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif