Ekspos kasus pembunuhan di Mapolres Karawang. ANTARA/Ali Khumaini.
Ekspos kasus pembunuhan di Mapolres Karawang. ANTARA/Ali Khumaini.

Sakit Hati, Seorang Istri di Karawang Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suaminya

Antara • 06 November 2021 13:54
Karawang: Polres Kabupaten Karawang mengungkap kasus pembunuhan seorang pengusaha rumah makan di Karawang, Jawa Barat. Pembunuhan itu diduga melibatkan istri korban dan sejumlah orang.
 
"Hari ini kita sudah tangkap enam pelaku. Di mana salah satunya merupakan istri korban," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono di Mapolres Karawang, Sabtu, 6 November 2021.
 
Dia mengatakan, istri korban terlibat dalam pembunuhan suaminya karena sakit hati. Sang suami dianggap menyusahkan, sering meminta uang untuk perempuan lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menurut keterangan pelaku, korban sering menyusahkan, sering minta uang karena ada WIL (wanita idaman lain)," ungkapnya.
 
Atas dasar itu, istrinya yang berinisial NW berkeinginan untuk menghabisi nyawa suaminya sendiri. Namun dengan tangan orang lain. 
 
Baca: Berlatar Cemburu, Pembunuhan Berencana di Klaten Salah Target
 
"Itu sudah direncanakan sejak September 2021," ungkapnya.
 
Kapolres menerangkan, para Rabu, 27 Oktober 2021, seorang pengusaha rumah makan bernama Khairul Amin, 54, ditemukan tak bernyawa di depan rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Kondisi korban meninggal dengan banyak luka tusuk di tubuhnya.
 
"Para pelaku dijanjikan istri korban akan diberikan uang sebesar Rp30 juta untuk menghabisi nyawa suaminya," ungkapnya.
 
Para pelaku dikabarkan sudah menerima uang Rp20 juta untuk melakukan aksi pembunuhan. Bahkan uang yang diterima para pelaku itu sempat digunakan untuk santet, namun gagal. Sehingga pembunuhan dilakukan dengan melakukan senjata tajam oleh para pelaku.
 
Dia mengungkap, enam pelaku yang membantu tersangka NW adalah AM, 25; H, 39; BN, 34; RN, 33; dan MH, 25. Akibat perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati. 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif