Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta masyarakat tidak menolak jenazah pasien positif covid-19 dimakamkan di wilayahnya. Jenazah dipastikan aman dan steril sebelum dibawa ke pemakaman.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin, menjelaskan proses pemulasaran jenazah dipastikan steril. Jenazah disemprot cairan disinfektan kemudian dibalut plastik dan dimasukan ke peti yang tertutup rapat.
"Peti sebelum dipaku, itu dilem. Nah setelah itu dikuburkan, dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Yang perlu ditakutkan jika jenazah ini tidak dikuburkan," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 1 Maret 2020.
Baca: Ganjar Minta Warganya Tak Tolak Jenazah Covid-19
Dia juga menjelaskan, jenazah ditangani tim khusus yang sesuai dengan petunjuk dari badan kesehatan dunia (WHO). Masyarakat tidak perlu tertular covid-19 dari jenazah yang dimakamkan di wilayahnya.
"Sebenarnya ini tidak perlu ada penolakan. Masyarakat harus diberi pemahaman. Pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal sudah dilakukan tayamum, bungkus, dan disalatkan, bahkan sampai pada pengantaran serta pemakaman," terangnya.
Pemprov Sulsel sendiri menyiapkan pemakaman khusus bagi jenazah pasien positif covid-19. Lokasi pemakaman berada di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Sejauh ini ada dua jenazah yang ditolak warga di sekitar pemakaman. Masyarakat khawatir terinfeksi virus covid-19 yang ditularkan dari jenazah.
Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta masyarakat tidak menolak jenazah pasien positif covid-19 dimakamkan di wilayahnya. Jenazah dipastikan aman dan steril sebelum dibawa ke pemakaman.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin, menjelaskan proses pemulasaran jenazah dipastikan steril. Jenazah disemprot cairan disinfektan kemudian dibalut plastik dan dimasukan ke peti yang tertutup rapat.
"Peti sebelum dipaku, itu dilem. Nah setelah itu dikuburkan, dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Yang perlu ditakutkan jika jenazah ini tidak dikuburkan," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 1 Maret 2020.
Baca:
Ganjar Minta Warganya Tak Tolak Jenazah Covid-19
Dia juga menjelaskan, jenazah ditangani tim khusus yang sesuai dengan petunjuk dari badan kesehatan dunia (WHO). Masyarakat tidak perlu tertular covid-19 dari jenazah yang dimakamkan di wilayahnya.
"Sebenarnya ini tidak perlu ada penolakan. Masyarakat harus diberi pemahaman. Pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal sudah dilakukan tayamum, bungkus, dan disalatkan, bahkan sampai pada pengantaran serta pemakaman," terangnya.
Pemprov Sulsel sendiri menyiapkan pemakaman khusus bagi jenazah pasien positif covid-19. Lokasi pemakaman berada di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Sejauh ini ada dua jenazah yang ditolak warga di sekitar pemakaman. Masyarakat khawatir terinfeksi virus covid-19 yang ditularkan dari jenazah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)