Ilustrasi. (Foto: MI/Lilik Darmawan)
Ilustrasi. (Foto: MI/Lilik Darmawan)

Pasien Isolasi Covid-19 di Bengkulu Diminta Membayar Rp6,7 Juta

Antara • 13 Juni 2020 13:58
Bengkulu: Warga Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, berinisial SH, 60, diminta membayar uang sebesar Rp6,7 juta oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, setelah menjalani perawatan di ruang isolasi karena diduga terpapar covid-19.
 
Efran, anak dari pasien SH, menceritakan, ia membawa sang ibu ke salah satu rumah sakit di daerah itu karena kondisi kesehatan ibunya menurun dan memiliki penyakit gula. Rumah sakit kemudian melakukan tes cepat untuk mendeteksi covid-19 dan hasilnya reaktif.
 
Rumah sakit yang didatangi Efran kemudian merujuk SH ke RSUD M Yunus Bengkulu, sebagai salah satu fasilitas rujukan penanganan covid-19. SH pun dirawat di ruang isolasi Fatmawati.

"Ibu saya diisolasi selama lima hari dan setelah hasil tes PCR keluar dan negatif ibu saya diizinkan pulang, tapi kami keluarga terkejut biaya yang harus dibayar sebesar Rp6,7 juta lebih," kata Efran.
 
Baca juga: Strategi Dinkes Papua Hadapi New Normal
 
Efran mengaku kaget dengan biaya tersebut dan dia berusaha mencari pinjaman untuk membayar biaya rumah sakit. Ia juga sempat menunjukkan surat keterangan miskin ke pihak rumah sakit, dan akhirnya biaya perawatan dikurangi menjadi Rp4 juta.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyebut pihaknya akan meminta klarifikasi dari pihak rumah sakit terkait informasi adanya pasien covid-19 yang dimintai biaya.
 
Menurut Herwan, seluruh biaya warga yang menjalani perawatan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 ditanggung oleh Kementerian Kesehatan.
 
"Untuk PDP dan pasien yang diisolasi itu biayanya ditanggung Kemenkes, saya akan coba tanyakan ke pihak rumah sakit untuk melakukan klarifikasi soal ini," jelas Herwan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>