Menteri Sosial Idrus Marham pada bimbingan pendamping sosial di Makassar. Medcom.id/Andi
Menteri Sosial Idrus Marham pada bimbingan pendamping sosial di Makassar. Medcom.id/Andi

Bantuan Rastra 15,5 Juta Keluarga Ditarget Selesai Bulan Ini

Nasional raskin rastra
Andi Aan Pranata • 06 Februari 2018 12:40
Makassar: Kementerian Sosial menargetkan penyaluran bantuan sosial beras sejahtera rampung pada Februari tahun ini. Di seluruh Indonesia, jumlah penerimanya tercatat sebanyak 15,5 juta keluarga.
 
Menteri Sosial Idrus Marham mengungkapkan, melalui pendamping sosial, Kemensos berupaya memastikan bantuan sampai ke penerimanya. Setiap bulan para keluarga penerima rastra menerima bantuan beras 10 kilogram.
 
“Februari ini kita sudah canangkan sebagai bulan tugas bansos. Kita akan turun ke daerah mengajak anggota Komisi VIII DPR RI untuk memastikan seluruh bantuan sosial tersalurkan,” kata Idrus saat menghadiri bimbingan pemantapan pendamping sosial di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 6 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bantuan Rastra 15,5 Juta Keluarga Ditarget Selesai Bulan Ini
 
Idrus mengatakan sejauh ini sudah ada sejumlah daerah dengan tingkat penyaluran rastra mencapai seratus persen. Dengan sisa waktu yang cukup panjang di Februari, dia optimistis penyaluran secara nasional sesuai target.
 
“Tentu masih ada juga yang di bawah itu, tapi karena ini masih tanggal 6, kita pastikan semua berjalan baik,” ujar Idrus.
 
Pada bimbingan di Makassar, Kemensos mengedukasi 589 tenaga pendamping sosial dari empat provinsi, yakni Sulsel, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Pendamping ini yang bertugas menyalurkan bantuan pangan nontunai dan bantuan sosial beras sejahtera kepada masyarakat miskin.
 
Idrus menekankan para pendamping sosial tidak hanya bertugas menyalurkan bantuan kepada keluarga penerima. Lebih dari itu, harus dipastikan bagaimana bantuan bisa dimanfaatkan dengan baik. Pendamping juga diharapkan bisa mencari tahu kemungkinan adanya masyarakat miskin yang belum tersentuh program bantuan.
 
“Kemungkinan masih ada satu, dua, atau tiga orang yang belum mendapatkan bagian karena dinamika yang ada. Masalah ini pun kita senantiasa hadapi,” kata Idrus.
 
Lebih lanjut, Idrus memastikan, dalam penyaluran bantuan, tidak dipungut biaya sepeser pun. Beda dengan sebelumnya yang memerlukan uang tebusan.
 
“Apabila ada pejabat atau siapa pun yang menghambat bantuan sosial ini, kita akan ambil tindakan tegas. Bantuan sosial untuk kepentingan rakyat, jadi kalau menghambat berarti menghambat langkah-langkah untuk kemanusiaan,” dia melanjutkan.
 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif