Agen ABU Tours Dijanji Bonus Uang hingga Mobil
Bos ABU Tours Hamzah Mamba menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Makassar
Makassar: Kasus perusahaan travel umrah ABU Tours memasuki sidang kesepuluh di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 14 November 2018. Jaksa penuntut umum kembali menghadirkan saksi dari kalangan korban, yakni agen dan jemaah dalam dakwaan terhadap bos ABU Tours Hamzah Mamba.

Haeruddin Hana, agen ABU Tours, dalam kesaksiannya di depan majelis hakim mengungkap janji Hamzah Mamba terhadap para agen. Agen yang berprestasi merekrut banyak jemaah dijanjikan penghargaan dalam berbagai bentuk, dari uang hingga mobil.

Haeruddin yang mulai merekrut jemaah untuk ABU Tours sejak akhir 2016, telah merekrut 405 jemaah. Jemaah mayoritas berasal dari Makassar dan Papua. Dia dijanji bonus Mobil Hondra Brio jika semua jemaah telah berangkat.


"Terus bisa diberangkatkan umrah dan haji juga. Tapi sampai sekarang, sampai ini perusahaan bermasalah belum ada yang diberangkatkan, apalagi dapat mobil," kata Haeruddin.

Haeruddin menyebutkan bahwa jemaah direkrut dengan beragam paket promo. Umumnya paket seharga antara Rp10 juta hingga Rp14 juta per orang. Jemaah dijanjikan berangkat mulai awal Februari 2017 namun urung meski pembayaran telah dilunasi. Dari uang setoran jemaah, agen dapat upah sekitar Rp2 juta.

"Saya sudah berulang kali menghadap ke kantor pusatnya, tapi sama sekali belum ada kejelasan. Orang manajemen bilang, disuruh sabar menunggu," ujar Haeruddin. 

"Jangankan dapat itu mobil yang dijanjikan, uang jemaah yang saya setorkan semua belum jelas kemana," dia menambahkan.

Kasus ABU Tours bergulir di pengadilan setelah 96 ribu jemaah umrah dari 16 provinsi gagal berangkat. Hamzah Mamba didakwa bertanggung jawab karena diduga menyelewengkan dana setoran jemaah untuk kepentingan pribadi. Kerugian korban ditengarai total Rp1,2 triliun.

Selain Hamzah, istrinya bernama Nursyariah turut jadi terdakwa. Dua terdakwa lain adalah komisaris ABU Tours Chaeruddin dan mantan manajer keuangan bernama Muhammad Kasim.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id