Seorang anak mengambil air dari dasar sumur yang mengering di Kampung Kubang Jaya, Petir, Serang, Banten. (Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman)
Seorang anak mengambil air dari dasar sumur yang mengering di Kampung Kubang Jaya, Petir, Serang, Banten. (Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman)

Sebagian Wilayah Sulbar Masuk Musim Kemarau

Nasional musim kemarau
Antara • 09 Mei 2019 13:41
Mamuju: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Barat saat ini sudah memasuki musim kemarau. Masyarakat setempat diingatkan untuk mewaspadai pengaruh dari datangnya musim tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Saat ini merupakan musim peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Sebagian wilayah di Sulbar saat ini sudah masuk musim kemarau," kata prakirawan BMKG Majena Musrawati saat dikonfirmasi, Kamis, 9 Mei 2019.
 
Majena menjelaskan, untuk wilayah Sulawesi Barat pada pekan kedua Mei 2019 sudah memasuki musim kemarau, yakni Kabupaten Majene dan sebagian wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, wilayah Majene dan sebagian wilayah Polewali Mandar, yakni Tinambung, sudah masuk musim kemarau. Kalau wilayah Polewali Mandar pada umumnya diperkirakan pada dasarian kedua bulan Juni, sedangkan untuk wilayah Mamuju diperkirakan pada awal Agustus 2019," jelas Majena.
 
Majena kembali mengatakan, pihaknya juga mengingatkan masyarakat di wilayah Sulawesi Barat untuk mewaspadai penyakit yang dapat ditimbulkan oleh musim peralihan.
 
"Jadi, sekali lagi kami mengingatkan agar masyarakat mewaspadai penyakit di musim peralihan," beber Majena.
 
Ia mengatakan bahwa suhu udara di wilayah Kabupaten Mamuju saat ini masih tergolong normal, yakni berkisar 32 hingga 33 derajat Celsius.
 
Menurut Majena, suhu udara maksimal sebagian besar wilayah di Sulbar, yakni 32 derajat Celsius dan minimal 24 hingga 25 derajat Celsius.
 
Akan tetapi, kata dia, di wilayah Kabupaten Mamasa, suhu minimal hingga 19 derajat Celsius dan maksimal 29 derajat Celsius.
 
"Suhu udara saat ini masih kategori normal, bahkan di Kabupaten Majene jika musim kemarau bisa mencapai 34 derajat Celsius," pungkas Majena.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif