medcom.id, Belitung: Pencarian pesawat AiarAsia QZ8501 yang hilang kontrak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur, atau di sekitar perairan Belitung Timur, kini beralih satu persatu ke 80 pulau tak berpenghuni. Dua di antaranya Pulau Long dan Pulau Nepi.
"Kita bergeser mencari kemungkinan-kemungkinan lainya, setelah dari pulau Nangka sekarang kita bergeser di pulau terdekat dari pulau Nangka yakni Pulau Long dan Nepi," Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahya Purnama, di atas Kapal Basarnas yang tengah mencari AirAsia QZ8501, Senin (29/12/2014).
Basuri menjelaskan pencarian bergeser lantaran ada beberapa nelayan yang melapor mendengar suara deruan pesawat di antara Pulau Long dan Nepi. "Semua laporan atau info nelayan tetap kita tampung dan kita lacak," kata dia.
Pencarian ini sendiri lanjutnya akan di teruskan sampai benar-benar menemukan pesawat dalam keadaan selamat atau sebaliknya. Tim gabungan juga akan meneliti satu per satu dari 80 pulau tidak berpenghuni. "Kita cari terus kalau masih siang, tapi kalau sudah gelap atau malam, kita balik kanan (pulang)" ucapnya.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak Minggu (28/12/2014) pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Kemenhub dan otoritas lainnya memperkirakan pesawat itu hilang kontak di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.
Menurut manifes AirAsia, pesawat mengangkut 162 orang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh kru.
medcom.id, Belitung: Pencarian pesawat AiarAsia QZ8501 yang hilang kontrak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur, atau di sekitar perairan Belitung Timur, kini beralih satu persatu ke 80 pulau tak berpenghuni. Dua di antaranya Pulau Long dan Pulau Nepi.
"Kita bergeser mencari kemungkinan-kemungkinan lainya, setelah dari pulau Nangka sekarang kita bergeser di pulau terdekat dari pulau Nangka yakni Pulau Long dan Nepi," Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahya Purnama, di atas Kapal Basarnas yang tengah mencari AirAsia QZ8501, Senin (29/12/2014).
Basuri menjelaskan pencarian bergeser lantaran ada beberapa nelayan yang melapor mendengar suara deruan pesawat di antara Pulau Long dan Nepi. "Semua laporan atau info nelayan tetap kita tampung dan kita lacak," kata dia.
Pencarian ini sendiri lanjutnya akan di teruskan sampai benar-benar menemukan pesawat dalam keadaan selamat atau sebaliknya. Tim gabungan juga akan meneliti satu per satu dari 80 pulau tidak berpenghuni. "Kita cari terus kalau masih siang, tapi kalau sudah gelap atau malam, kita balik kanan (pulang)" ucapnya.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak Minggu (28/12/2014) pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Kemenhub dan otoritas lainnya memperkirakan pesawat itu hilang kontak di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.
Menurut manifes AirAsia, pesawat mengangkut 162 orang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh kru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)