Pemudik yang menggunakan becak sepeda motor melintas di jalur lintas nasional Medan-Aceh Kamis, 29 Juni. ANTARA FOTO/Rahmad
Pemudik yang menggunakan becak sepeda motor melintas di jalur lintas nasional Medan-Aceh Kamis, 29 Juni. ANTARA FOTO/Rahmad

Pemudik di Aceh Diminta Waspada Daerah Rawan Bencana

Nasional Mudik Lebaran Lebaran 2022 Info Mudik Mudik 2022
Antara • 28 April 2022 15:32
Banda Aceh: Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) meminta pemudik Idulfitri 1443 Hijriah di Provinsi Aceh berhati-hati saat melakukan perjalanan dan mewaspadai daerah rawan bencana.
 
Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas, mengatakan menjelang mudik Lebaran 2022 pihaknya telah memetakan daerah rawan bencana alam seperti banjir dan longsor agar bisa diwaspadai masyarakat.
 
"BPBA telah melakukan pemetaan daerah rawan bencana banjir dan longsor, dan memberikan imbauan agar masyarakat dapat waspada dalam melakukan mudik Lebaran," kata Ilyas di Banda Aceh, Kamis, 28 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemprov Sumsel Siagakan 346 Puskesmas di Sepanjang Jalur Mudik
 
Ilyas menjelaskan dari kajian risiko bencana Aceh 2021-2025, wilayah rawan banjir di Tanah Rencong itu meliputi Kabupaten Aceh Barat terdapat empat desa yang beresiko tinggi terhadap bencana banjir.
 
Kemudian Aceh Selatan dua desa, Aceh Tamiang dua desa, Aceh Tenggara dua desa, Aceh Timur 13 desa, Aceh Utara enam desa, Bireuen enam desa, Nagan Raya satu desa, Pidie satu desa, Langsa delapan desa, Lhokseumawe sembilan desa dan Subulussalam dua desa.
 
Selanjutnya daerah rawan longsor jumlah desa dengan risiko tinggi dan sedang paling banyak di Kabupaten Aceh Tengah 75 desa, Gayo Lues 35 desa, Aceh Tenggara 27 desa dan Bener Meriah 16 desa, Aceh Besar 18 desa, Aceh Selatan 14 desa, Aceh Tamiang 12 desa dan Pidie enam desa.
 
“Bagi yang akan berkendara ke wilayah tengah perlu kita berhati-hati di wilayah Aceh Tengah khususnya Cot Panglima, wilayah Gayo Lues di daerah Ise-ise. Melewati daerah Putri Beutong Pegunungan Leuser perlu juga diwaspadai," jelasnya.
 
Selain itu warga yang akan berlibur di lokasi wisata Gunung Salak – Lintas Bener Meriah juga perlu berhati-hati karena rawan longsor dan rawan terjadi penurunan permukaan jalan. Begitu juga dengan jalam lintas Pidie-Meulaboh juga kawasan Geumpang- Tutut.
 
"Wilayah rawan Longsor di Aceh Besar biasa terjadi di Lintas Gunung Kulu-Paro. Untuk wilayah Geurute -Aceh Jaya perlu diwaspadai jatuhan batu gunung. Untuk wilayah Aceh selatan dan Aceh Tamiang, longsor biasanya tidak terjadi di jalan lintas namun diharapkan tetap berhati- hati,” ungkapnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif