Banjir rob di depan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Metro TV/Feri Nugroho
Banjir rob di depan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Metro TV/Feri Nugroho

Banjir Rob Lumpuhkan Akses Masuk ke Pelabuhan Tanjung Emas

MetroTV • 24 Mei 2022 13:47
Semarang: Banjir rob setinggi satu meter yang masih menggenangi pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menghambat aktivitas warga yang hendak menuju ke pelabuhan. Para pekerja pabrik hingga calon penumpang kapal yang hendak bepergian tertahan di depan pintu masuk pos pelabuhan.
 
Meski tidak separah pada Senin, 23 Mei kemarin, namun aktivitas di pelabuhan masih lumpuh. Hal ini berdampak pada mundurnya jadwal keberangkatan kapal penumpang pada hari ini.
 
Salah satunya adalah Misliah, penumpang kapal dari Banjarnegara yang hendak naik kapal laut dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat. Ia harus mencari tempat penginapan di Semarang karena jadwal keberangkatan kapalnya mundur sehari akibat banjir rob.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya harusnya berangkat hari ini, pukul 10.00 WIB, namun tadi ada konfirmasi dari pihak agen jika keberangkatan Kapal Dharma Kartika diundur esok hari. Saya terpaksa harus nyari tempat menginap," kata Misliah, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Menurut Misliah, ia berangkat dari Banjarnegara pada Senin pukul 13.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua. Namun, dia tidak mengetahui jika kondisi pelabuhan di Semarang terendam banjir rob. 
 
"Saya semalam sudah di Semarang, namun banjir rob sudah menggenangi akses masuk ke pelabuhan. Saya enggak bisa masuk. Semalam posisi masih jauh di luar sana karena banjirnya tinggi," kata dia.
 
Hal senada dikatakan Eko, salah satu pekerja di pelabuhan. Ia mendapatkan info jika tempatnya bekerja masih terendam banjir rob hingga satu meter.
 
"Bagian dalam pabrik tempat saya bekerja masih terendam rob. Tingginya kurang lebih satu meter," kata Eko.
 
Karena tidak ada arahan libur dari tempatnya bekerja, Eko mengaku tetap masuk meski ia bersama ratusan pekerja lainnya kesulitan untuk menembus banjir rob. Mereka yang saat ini berada di pintu masuk pos empat Tanjung Emas, secara perlahan-lahan beriringan jalan kaki menuju pabrik masing-masing.
 
Baca: Banjir Rob di Sebagian Jawa Diprediksi Berlangsung hingga 25 Mei
 
Menurut Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih, hasil analisis cuaca sementara banjir rob terjadi karena peristiwa perigee. Peristiwa ini terjadi karena jarak bumi dan bulan pada posisi terdekat. 
 
"Dampaknya terjadi gelombang tinggi di perairan utara laut Jawa mencapai 2,5 meter. Dan kondisi akhir Syawal adalah mendekati fase puncak pasang," kata dia.
 
Retno mengingatkan banjir rob diperkirakan bakal berlangsung hingga Rabu mendatang. "Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap terjadinya banjir rob ekstrem yang diprakirakan terjadi sampai 25 Mei 2022," kata Retno, Senin, 23 Mei 2022. (Feri Nugroho/REN)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif