Pengerjaan proyek runway Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jateng. Foto: ANT/IDHAD ZAKARIA
Pengerjaan proyek runway Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jateng. Foto: ANT/IDHAD ZAKARIA

Bandara Jenderal Soedirman Beroperasi saat Mudik Lebaran

Nasional Bandara Jenderal Soedirman
Mustholih • 06 Februari 2020 18:37
Semarang: Pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah, segera rampung. Bandara itu diperkirakan bisa beroperasi dan melayani penumpang pesawat pada arus mudik Lebaran 2020.
 
"Kami akan gunakan untuk angkutan Lebaran, Mei nanti. Tentunya, setelah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, saat bertamu di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Semarang, Jateng, Kamis, 6 Februari 2020.
 
Awaluddin menerangkan progres pembangunan landasan pacu dan apron (tempat parkir pesawat) di bandara J.B. Soedirman sudah mencapai 42 persen. Dia memastikan akhir April 2020 pembangunan landasan pacu dan apron rampung. Awaluddin mengungkap Bandara J.B. Soedirman memiliki landas pacu sepanjang 1.600 meter, sehingga bisa mendaratkan pesawat jenis ATR72.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rute penerbangan bisa mencakup seluruh Pulau Jawa, Bali, sebagian Sumatera, dan Kalimantan. J.B. Soedirman akan menjadi alternatif moda transportasi masyarakat pada musim mudik Lebaran tahun ini," tegas Awaluddin.
 
Bandara ini memiliki terminal seluas 1.300 meter dan dapat menampung 250 ribu hingga 300 ribu penumpang per tahun. Pihaknya menargetkan pembangunan terminal penumpang selesai pada akhir September 2020.
 
"Sehingga, awal Oktober, bandara sudah dapat berfungsi secara optimal," jelasnya.
 
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku terkejut sekaligus gembira mendengar rencana operasional Bandara J.B. Soedirman. "Saya pikir akhir tahun baru bisa ada pesawat mendarat. Ini malah bisa untuk angkutan Lebaran Mei nanti. Saya akan mendorong penuh agar nanti Lebaran benar-benar bisa ada pesawat mendarat," ungkap Ganjar.
 
Ganjar meminta Pemerintah Daerah Purbalingga dan sekitarnya harus segera mempersiapkan diri. Mereka diminta memperhatikan sarana prasarana seperti hotel dan transportasi darat.
 
"Nanti kalau sudah bisa melayani penerbangan rutin, mereka harus siap. Apakah mempersiapkan pariwisatanya, kulinernya, dan potensi bisnis lain," beber Ganjar.
 
Ganjar menyatakan pembangunan bandara J.B Soedirman sebenarnya sudah digagas sejak 2004. Dia berharap dengan keberadaan bandara bisa mengembangkan daerah sekitar.
 
"Ini mimpi besar. Mudah-mudahan, dengan semua itu selesai maka wilayah-wilayah itu bisa semakin berkembang," tandasnya.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif