Puluhan rumah di sejumlah lokasi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilanda banjir setelah dilanda curah hujan tinggi selama tiga jam.(Antara)
Puluhan rumah di sejumlah lokasi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilanda banjir setelah dilanda curah hujan tinggi selama tiga jam.(Antara)

Puluhan Rumah di Rangkasbitung Lebak Kebanjiran, Warga Mengungsi

Nasional banjir bencana alam Bencana Banjir
Antara • 14 September 2021 06:24
Lebak: Puluhan rumah di sejumlah lokasi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dilanda banjir akibat curah hujan tinggi selama tiga jam.
 
"Kami terpaksa malam ini menginap di rumah kerabat, karena kondisi air setinggi 80 sentimeter," kata Usman, 55, warga Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat Kabupaten Lebak, Senin, 13 September 2021.
 
Masyarakat yang tinggal di pemukiman Sentral sekitar 50 rumah lebih terdampak banjir akibat intensitas curah hujan tinggi. Ketinggian air di pemukiman itu berkisar antara 50 sampai 80 sentimeter, sehingga penghuni rumah terpaksa mengungsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beruntung, kata Usman, dirinya memiliki kerabat yang lokasinya tidak begitu jauh. " Kami dan keluarga mengungsi di rumah kerabat."
 
Ia mengatakan, banjir yang melanda pemukiman Sentral dipastikan bisa tiga hari kembali surut.
 
Baca juga: Sasaran Vaksinasi Covid-19 di Bangka 255.162 Orang 
 
"Pengalaman banjir tiga pekan lalu di sini banjir surut setelah tiga hari,karena saluran drainase tidak berjalan lancar," ujarnya.
 
Apalagi, pemukiman padat penduduk itu terdapat rawa, sehingga kondisi air meluap akibat saluran drainase tidak berjalan lancar juga ditambah sampah serta banyaknya pembangunan rumah.
 
"Kami minta pemerintah daerah membangun drainase yang besar untuk menampung debit air jika hujan lebat sehingga saluran air berjalan lancar," imbuhnya.
 
Ketua Rukun Tetangga (RT) 02/03 Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat Kabupaten Lebak Tata mengatakan, saat ini di wilayahnya sangat parah. Jika hujan berlangsung tiga jam dipastikan banjir karena buruknya drainase.
 
Saat ini, kata dia, kondisi air masih menggenangi pemukiman warga setempat. Masyarakat yang rumahnya tergenang banjir terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun tempat ibadah.
 
Baca juga: HIPMI Kota Tangerang Salurkan 1.000 Vaksin Covid-19
 
"Kami berharap warga yang rumahnya terendam banjir bisa secepatnya kembali surut," ungkapnya.
 
Begitu juga Dani, warga Komdik Rangkasbitung Kabupaten Lebak menjelaskan dirinya kini sibuk membersihkan sampah dan lumpur setelah rumahnya terendam banjir setinggi 60 sentimeter.
 
"Saya kira banjir di sini begitu, hujan berhenti, genangan air kembali surut," terangnya.
 
Sementara itu, Memed, seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya kini melakukan pendataan warga korban banjir di sejumlah kecamatan.
 
Beruntung, bencana banjir akibat curah hujan tinggi belum ditemukan laporan kerusakan maupun korban jiwa.
 
"Sebagian besar lokasi banjir kembali surut, terkecuali di pemukiman Sentral masih tergenang banjir," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif