Ribuan ikan ditemukan mati di sekitar Sungai Dengkeng, yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Newsline Metro TV
Ribuan ikan ditemukan mati di sekitar Sungai Dengkeng, yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Newsline Metro TV

Limbah Miras Ciu Sebabkan Ribuan Ikan di Sungai Bengawan Solo Mati

MetroTV • 13 September 2021 17:20
Blora: Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (LHK) Jawa Tengah menerima laporan pencemaran sungai yang menyebabkan matinya ribuan ikan di Sungai Dengkeng, anak Sungai Bengawan Solo. Ternyata, pencemaran berasal dari limbah industri, salah satunya pabrik minuman keras (miras) ciu.
 
"Tim kami sudah cek di lapangan, kami menemukan beberapa industri kecil membuang limbah di Sungai Bengawan Solo, termasuk industri ciu. Khususnya di Kabupaten Sukoharjo," ungkap PLT Kepala Dinas LHK Jawa Tengah Widi Hartanto dalam tanyangan Newsline di Metro TV, Senin, 13 September 2021.
 
Pihaknya juga menemukan sebanyak 63 perusahaan belum memenuhi Standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sejumlah 31 di antaranya dikenakan sanksi administratif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau IPAL-nya tidak dibenahi juga, dan masih melebihi baku mutu air, bisa kami terapkan pasal pidana," tegas dia.
 
Setidaknya empat perusahaan sudah dilaporkan ke Kementerian LHK. Adapun industri ciu skala kecil sudah diberi pembinaan terkait pengolahan limbah pabrik.
 
Sebelumnya, warga Desa Cawas dan Desa Plosowangi, Jawa Tengah, resah karena bangkai ikan mati bertebaran di Sungai Bengawan Solo dan menimbulkan bau yang menyengat. Bahkan PDAM Surakarta tidak bisa mengambil air untuk beberapa waktu akibat kejadian ini. (Mentari Puspadini)
 
Tayangan lengkapnya bisa dilihat di sini
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif