Reskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah melakukan olah TKP adanya pelemparan sebanyak kurang lebih 20 ular kobra ke kediaman Wahidin Halim (WH), Gubernur Banten 2017-2022 di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Reskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah melakukan olah TKP adanya pelemparan sebanyak kurang lebih 20 ular kobra ke kediaman Wahidin Halim (WH), Gubernur Banten 2017-2022 di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Polisi Olah TKP Kediaman Wahidin Halim usai Diteror Ular Kobra

Hendrik Simorangkir • 25 Januari 2023 22:27
Tangerang: Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan, polisi tengah mendalami teror pelemparan puluhan ekor ular kobra ke kediaman mantan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 
 
"Kami masih cek dan dalami info tersebut," ujarnya kepada Medcom.id, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Menurut Zain, saat ini polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Wahidin. Zain menambahkan, meski sampai saat ini belum menerima laporan resmi atas aksi teror tersebut polisi tetap melakukan penyelidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini kami belum terima laporan terkait itu (pelemparan ular). Kami tetap olah TKP," katanya. 
 
Sebelumnya, kediaman Wahidin Halim (WH), Gubernur Banten 2017-2022 di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mendapatkan teror ular. Sebanyak 20 ekor lebih ular kobra dilemparkan ke kediaman WH menjelang kedatangan Anies Rasyid Baswedan.
 
Baca: Gubernur Banten Wahidin Halim Diteror, 20 Ular Kobra Dilempar ke Rumah

"Biasa itu, politik tidak beradab, kejahatan politik dengan berbagai cara bagaimana meneror untuk menakut-nakuti," ujar WH, Rabu, 25 Januari 2023.
 
WH menuturkan, pelemparan puluhan ular kobra ke rumahnya itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Ular-ular itu dimasukkan dalam karung berwarna hijau.
 
"Dibuang di belakang halaman rumah. Memang begitu politik, ada yang menakut-nakuti, tapi saya tidak takut," katanya.
 
Menurut WH, kejadian itu pun tidak ditanggapi serius oleh dirinya. Selain itu, pihaknya pun enggan melaporkan kejadian itu ke kepolisian.
 
"Kita cuma kasih tahu ke kepolisian bahwa ada yang lempar ular kobra di rumah. Cukup sampai itu saja," jelasnya.
 
Sementara, Koordinator Wilayah Pemenangan Partai NasDem Kota Tangerang, Fadlin Akbar, menyebut aksi itu merupakan wujud ketidaksukaan akan kehadiran Anies Baswedan.
 
"Entah siapa yang melempar kita tidak menanggapinya. Biasa saja sih, mungkin kalau di dunia politik pasti banyak yang sirik ada yang enggak suka, wajar justru kita dengan suka cita saja berarti banyak orang yang peduli dengan kita dan juga merespon dengan kehadiran pak Anies dengan kesyirikan seperti itu," jelas pria yang juga putra dari WH itu.
 
Fadlin menuturkan, dirinya tidak ada sama sekali punya pikiran jika yang lempar ular tersebut dari lawan politiknya.
 
"Enggak, kita tidak pernah menduga ya. Mungkin itu hanya orang-orang yang iri, dan ini baru pertama kali terjadi," katanya.
 
Fadlin yang juga maju sebagai bakal calon legislatif DPRD Provinsi Banten itu menjelaskan, pelaku pelemparan ular tersebut terekam kamera CCTV. Namun, pihaknya tidak akan melanjuti ke ranah hukum.
 
"Enggak lah buat apa juga ke ranah hukum. Kita anggap saja itu orang iseng dan sirik bukan hal harus kita tanggapi dengan panik, malah justru membawa semangat bagi kita," ungkapnya.
 
"Alhamdulillah sudah kita telusuri dan tidak ada ular yang terlepas ke dalam rumah. Dan ini sangat tidak menggangu jalannya acara kedatangan Anies Baswedan," imbuhnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif