ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

DPRD DIY Enggan Komentari Desakan Mundurnya Hanum Rais

Nasional partai amanat nasional
Ahmad Mustaqim • 06 November 2020 17:20
Yogyakarta: Posisi keanggotaan Hanum Salsabila Rais, putri Amien Rais, di Partai Amanat Nasional (PAN) dipersoalkan. Hanum didesak mundur dari keanggotaan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena dinilai sudah tak menjadi representasi partai berlambang matahari itu.
 
Hanum disebut telah keluar dari PAN dan bergabung dengan partai yang diinisiasi sang ayah, Partai Ummat.
 
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, enggan berkomentar banyak dan berpandangan masalah itu ranah internal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya no comment soal itu," kata Huda saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 6 November 2020.
 
Baca: Hanum Rais Didesak Mundur Dari DPRD DIY
 
Huda mengatakan status Hanum masih anggota DPRD DIY. Menurut dia Hanum masih aktif dalam berbagai kegiatan dewan.
 
"Selama pandemi (covid-19) yang bersangkutan tetap aktif ikut rapat. Ada berbagai rapat paripurna yang digelar selama ini," jelasnya.
 
Huda mengklaim kinerja jajarannya termasuk Hanum cukup baik. Ia mengatakan anggota DPRD DIY banyak aktif membahas kebijakan dan memberi masukan pemerintah dalam penanganan pandemi.
 
"Banyak anggota kita yang turun ke masyarakat. Hampir 100 persen anggota kami aktif," ucapnya.
 
Sebelumnya tim investigasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN membenarkan adanya surat desakan agar Hanum Salsabila Rais, putri Amien Rais, mundur dari DPRD DI Yogyakarta. Surat itu dilayangkan oleh sembilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN.
 
"Tim kemudian melakukan pertemuan dengan pimpinan sembilan DPC yang mendesak Hanum Salsabila Rais mundur," kata Koordinator Tim Investigasi Arif Kurniawan, Rabu, 4 November 2020.
 
Sembilan DPC tersebut berasal dari Sleman Utara yang merupakan Dapil Hanum Rais saat maju pada Pemilihan Legislatif 2019. Mereka adalah DPC PAN Cangkringan, DPC PAN Pakem, DPC PAN Ngaglik, DPC PAN Tempel, DPC Turim DPC PAN Sleman, DPC PAN Ngemplak, DPC PAN Kalasan, dan DPC AN Prambanan.
 
Surat itu dikirim ke DPP PAN karena adanya tindakan yang meresahkan pengurus PAN di tingkat kecamatan. Salah satunya adalah Hanum Rais mengajak kader PAN terlibat dan membentuk Partai Ummat yang diinisiasi Amien Rais. Kesembilan pengurus DPC, juga merasa tidak pernah mendapat pembinaan secara maksmal dari Hanum, Rais sebagai anggota DPRD DIY.
 
"Belum lagi pemberitaan di media berkaitan dengan kebiasaan tidak mengikuti rapat serta keterlibatannya menginisiasi Partai Ummat dan jarang ikut pertemuan virtual yang diselenggarakan DPP menunjukkan tidak loyal terhadap posisinya sebagai kader partai dan sebagai anggota DPRD DIY," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif