Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Bima Arya Minta Pencopotan Kepala Daerah Tidak Politis

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19 Bima Arya Sugiarto
Rizky Dewantara • 21 November 2020 14:55
Bogor: Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, meminta kebijakan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk memberhentikan kepala daerah yang dinilai tak mampu mengendalikan covid-19 tidak berunsur politis. Bima ingin ada penilaian yang jelas sebelum adanya keputusan.
 
"Saya harap kebijakan sanksi pemberhentian kepala daerah itu jangan sampai ada muatan politik," kata Bima di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 21 November 2020.
 
Baca: Khofifah Tetapkan UMK Jatim 2021 Rp1,8 Juta

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bima menjelaskan kepala daerah tidak bisa diberhentikan begitu saja meski diatur undang-undang. Menurutnya harus ada berbagai pertimbangan du luar undang-undang yang ada.
 
"Tapi itu prosesnya cukup panjang dan harus ada pembuktian. Kenapa? Agar tidak ada politisasi. Jadi tidak seperti di zaman dulu misalnya ketika kepala daerah ditunjuk langsung bisa dicopot, sekarang kan tidak," jelas Bima.
 
Bima melihat bahwa kepala daerah bertugas untuk melindungi dan menjamin ketertiban seluruh warga. Namun dia meminta perbedaan ketika kepala daerah dianggap melanggar protokol kesehatan.
 
"Alasannya tidak bisa disimpulkan begitu saja. Karena kinerja kepala daerah bisa diadili ketika Pemilihan Umum (Pemilu) dan sanksi sosial kinerja," ungkapnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif