Saksi Ungkap Aliran Dana ABU Tours untuk Apartemen Mewah

Andi Aan Pranata 28 November 2018 18:18 WIB
penipuanibadah umrahAbu Tours Travel
Saksi Ungkap Aliran Dana ABU Tours untuk Apartemen Mewah
Sidang lanjutan kasus ABU Tours
Makassar: Dugaan pencucian uang dalam kasus penipuan dan penggelapan jemaah umrah ABU Tours pelan-pelan terkuak. Selain digunakan untuk membiayai operasional sekolah pesantren, dana jemaah juga diduga mengalir untuk pembelian apartemen milik bos ABU Tours Hamzah Mamba.

Staf legal pengelola apartemen Vidaview bernama Reviona, memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu 28 November 2018. Dia mengungkapkan soal kepemilikan tiga apartemen oleh Hamzah Mamba, yang belakangan disita oleh Polda Sulsel sebagai barang bukti.

Reviona menyebutkan, Hamzah membeli tiga apartemen di kompleks VidaView, kecamatan Panakkukag pada tahun 2014. Apartemen di lantai tujuh itu disebut dibeli atas nama Nursyariah Mansyur, istri Hamzah Mamba.


"Yang datang awal Hamzah Mamba. Katanya mau langsung beli tiga, jadi langsung diuruskan semua adiministrasi seperti pembelian biasa," kata Reviona di hadapan majelis hakim.

Reviona mengungkap harga unit apartemen yang dibeli Hamzah. Satu di antaranya bernilai Rp856 juta, sedangkan dua lainnya masing-masing Rp426 juta. Dalam proses pengurusan administrasi itu, Hamzah Mamba tak mencantumkan namanya, melainkan nama isterinya, Nusryariah Mansyur sebagai pemilik dan ditandatangi atas nama Suryati. 

"Yang datang awalnya memang dia. Kemudian berjalan sampai proses penerimaan berkas terakhir yang tanda tangan atas sahnya pembelian atas nama lain, tapi nama pemilik Nursyariah," kata Reviona sembari memperlihatkan berkas administrasi yang dimaksud.

Pembayaran apartemen, menurut saksi, dilakukan dengan uang tunai secara bertahap. Pembayaran dimulai awal 2014 dan berakhir hingga lunas pada pertengahan 2016 lalu. Saat ini ketiga apartemen itu, kata Reviona telah disita polisi. Saat membeli, Reviona mengaku saat itu ia tidak mengetahui Abu Tours bermasalah. 

Hamzah Mamba sempat menanggapi kesaksian dari Reviona. Menurutnya dia, nama kepemilikan apartemen di Vidavew itu bukan atas nama Nursyariah Mansyur. Melainkan atas namanya sendiri.

Kasus ABU Tours bergulir di pengadilan setelah 96 ribu jemaah umrah dari 16 provinsi gagal berangkat. Hamzah Mamba didakwa bertanggung jawab karena diduga menyelewengkan dana setoran jemaah untuk kepentingan pribadi. Kerugian korban ditengarai total Rp1,2 triliun.

Dalam sidang ke-13, jaksa menghadirkan keterangan lima saksi. Empat terdakwa dihadirkan untuk mendengarkan seluruh keterangan saksi. Selain Hamzah dan istrinya Nursyariah Mansyur, terdakwa lain adalah mantan komisaris ABU Tours Chaeruddin, dan mantan Direktur Keuangan Muhammad Kasim. 




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id