Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Gubernur Banten, Andik Hazrumy meninjau PTM di Tangsel, Banten. (Medcom.id/Farhan D)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Gubernur Banten, Andik Hazrumy meninjau PTM di Tangsel, Banten. (Medcom.id/Farhan D)

Wagub Banten Sebut PTM Belum Bisa 100%

Nasional banten tangerang selatan pandemi covid-19 Pembelajaran Tatap Muka
Farhan Dwitama • 04 Januari 2022 13:39
Tangerang: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Provinsi Banten belum sepenuhnya diikuti 100 persen siswa. Tapi, Pemprov Banten memastikan seluruh wilayah kota dan kabupaten sudah mempersiapkan PTM secara lebih matang. 
 
Wakil Gubernur Banten, Andik Hazrumy, mengungkapkan kedatangannya ke sejumlah sekolah SD, SMP dan SMA di Kota Tangerang Selatan, untuk memastikan pelaksanaan PTM 100 persen awal Januari 2022 dapat berjalan baik.
 
"Pertama kunjungan Pemprov Banten melakukan fungsi koordinasi dengan Pemkot Tangsel, terkait proses PTM. Bagaimana melihat pelaksanaanya, evaluasinya dan kami menenkankan dalam konteks taat terhadap Protokol kesehatan," ungkap Wakil Gubernur Banten Andik di SMPN8 Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Selasa 4 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyampaikan, belum semua wilayah kota dan kabupaten di Banten mengikuti kegiatan PTM 100 persen. Namun, dia memberi keleluasaan kepada pemerintah kota dan kabupaten untuk dapat menyesuaikan kesiapan daerahnya. 
 
Baca: Wagub DKI: Orang Tua Berhak Larang Anaknya Ikut PTM
 
Sebab dari delapan kota/kabupaten di Banten, tidak sepenuhnya menerapkan PTM secara 100 persen. Hal itu, bergantung pada kesiapan masing-masing wilayah untuk menggelar PTM secara normal. 
 
"Menyesuaikan kondisi wilayah, tadi disampaikan Pak Wali Kota Tangsel, sudah bisa 100 persen. Tapi dibagi dua shift pagi dan siang. Nanti kita melihat dari hasil evaluasi pelaksnaan PTM seminggu atau dua minggu kedepan," kata Andika.
 
Selanjutnya, Pemprov Banten, kata Andika juga akan memonitor perkembangan kasus covid-19 di wilayah sambil pelaksanaan PTM berjalan saat ini. Dia memastikan, jika covid-19 melandai maka bisa dilakukan PTM 100 persen satu kelas.
 
"Sementara ini 100 persen dibagi dua shift pagi dan siang. Semua daerah berbeda-beda ada yang 100 persen ada yang 50 persen, kita menyesuaikan karena yang mengetahui kondisi wilayah teman-teman di kabupaten/kota. Memang harapan masyarakat memginginkan untuk PTM normal 100 persen," jelas dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif