medcom.id Pontianak: Sebaran penyakit rabies di Kalimantan Barat kian mengkhawatirkan. Dinas Peternakan dan Hewan setempat mencatat sedikitnya 1.006 warga pada 11 kabupaten di Kalbar telah terjangkit. Tiga belas di antaranya meninggal.
Fakta itu disampaikan Kadis Peternakan dan Hewan Kalbar Abdul Manaf saat ditemui di kantornya, Senin, 10 Juli 2017. Dia mengaku tiap hari pihaknya mendapat laporan warga diserang anjing rabies.
Saat ini tim Dinas Peternakan dan Hewan telah memaksimalkan pemberian vaksin antirabies (VAR) pada setiap anjing liar.
“Sudah ada 873 ekor yang telah diberikan VAR. Namun, kita terkendala kurangnya ketersediaan vaksin tersebut,” tuturnya.
Adapun sebelas kabupaten yang terjangkit rabies, kebanyakan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. “Laporan terbaru serangan rabies di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau yang berbatasan langsung dengan negeri tetangga,” tegasnya.
medcom.id Pontianak: Sebaran penyakit rabies di Kalimantan Barat kian mengkhawatirkan. Dinas Peternakan dan Hewan setempat mencatat sedikitnya 1.006 warga pada 11 kabupaten di Kalbar telah terjangkit. Tiga belas di antaranya meninggal.
Fakta itu disampaikan Kadis Peternakan dan Hewan Kalbar Abdul Manaf saat ditemui di kantornya, Senin, 10 Juli 2017. Dia mengaku tiap hari pihaknya mendapat laporan warga diserang anjing rabies.
Saat ini tim Dinas Peternakan dan Hewan telah memaksimalkan pemberian vaksin antirabies (VAR) pada setiap anjing liar.
“Sudah ada 873 ekor yang telah diberikan VAR. Namun, kita terkendala kurangnya ketersediaan vaksin tersebut,” tuturnya.
Adapun sebelas kabupaten yang terjangkit rabies, kebanyakan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. “Laporan terbaru serangan rabies di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau yang berbatasan langsung dengan negeri tetangga,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAN)