Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Medcom.id/ Triawati
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Medcom.id/ Triawati

Disorot karena Tarik Masker Anggota Paspampres, Gibran Bilang Begini

Sri Yanti Nainggolan • 13 Agustus 2022 16:06
Jakarta: Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjadi sorotan karena menarik masker anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kala itu, anggota paspampres yang memukul sopir truk akan meminta maaf. 
 
Seorang netizen menilai tindakan Gibran tersebut tak sopan. Pasalnya, hal itu mencoreng wibawa paspampres. 
 
"Tapi caranya melepas masker Paspampres menurut saya kurang sopan pak wali @gibran_tweet, marah boleh, tapi  ingat mereka itu tentara loh, harus tetap di jaga wibawanya," cuit netizen itu, Jumat, 12 Agustus 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gibran tak setuju dengan pendapat itu. "Maaf. Justru wibawa korban yg harus saya jaga," jawab dia. 
 
Disorot karena Tarik Masker Anggota Paspampres, Gibran Bilang Begini
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menarik masker anggota paspampres yang memukul sopir truk. Youtube berita surakarta
 
Pernyataan Gibran itu mendapat banyak dukungan. Lebih dari seribu balasan didapat dari cuitan itu. 
 
"Mantap mas. Ga semua harus diperlakukan lemah lembut. Kdg perlu juga dikasarin, biar sadar," kata @lxche****. 
 
"Betul Dek gibran, bukan karena tentara dia bisa semena-mena dengan warga sipil," tutur @Onelov****. 
 
"Setuju mas gibran, msh mending dicopot maskernya dari pada digampar komandannya," ujar @wansk****. 
 
Baca: Gibran Marah Oknum Paspampres Pukul Sopir Truk
 

Viral anggota paspampres pukul sopir truk

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasa marah dan malu mengetahui anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) memukul warganya. Ia menegaskan oknum tersebut sudah minta maaf. 
 
"Mereka sudah minta maaf. Ya karena viral, kalau ndak viral ya ndak minta maaf. Ya saya ndak terima warga saya digituin (dipukul)," kata Gibran di Solo, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Gibran mengaku tak terima dengan kejadian itu. Apalagi, supir truk yang dipukul paspampres juga tak salah. 
 
"Dia (paspampres) juga dalam posisi tidak mengawal siapa-siapa. Urusan saya melindungi warga saya, SIMnya sudah dikembalikan. Kalau sanksi urusan komandan mereka," ungkap Gibran.

 
(SYN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif