Kupang: Dua dari tiga nelayan asal Kabupaten Rote Ndao, NTT, yang selamat akibat kapal tenggelam di perairan Pulai Pasir, Laut Timor, saat ini tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit di Kota Darwin, Australia Utara.
"Saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan Kesehatan di Royal Darwin Hospital," kata Pelaksana Fungsi Konsuler Konsulat Republik Indonesia di Darwin Yulius Mada Kaka, melansir Antara, Selasa, 22 Maret 2022.
Kedua nelayan yang selamat itu adalah Melki Giri dan Habel Kanuk, sementara satu nelayan lagi Riki Balu saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit di Perth.
Melki dan Habel tiba di Darwin pada pukul 10.00 waktu setempat, setelah menempuh perjalanan dari Pulau Pasir sejak Senin pagi, 21 Maret 2022.
Keduanya. ujar Yulius, akan berada di Kota Darwin selama beberapa pekan ke depan sebelum direpatriasi atau dikirim kembali ke Kupang.
Baca juga: Kapal Nelayan NTT Tenggelam di Perairan Australia, 1 Tewas
"Kemungkinan proses repatriasi akan menunggu waktu selama dua minggu sambil melihat kondisi dari kedua nelayan dari Rote ini," ujar dia.
Konsulat RI di Darwin juga akan segera memfasilitasi kedua nelayan itu untuk berkomunikasi dengan keluarga.
Sebelumnya diberitakan bahwa pesawat patroli Australia menemukan tiga nelayan terombang-ambing di tengah laut di perairan Pulau Pasir, Laut Timor, akibat kapal nelayan bernama Kuda Laut dihantam gelombang dan terbalik pada Minggu, 20 Maret 2022.
Berdasarkan laporan, kapal tersebut membawa 12 nelayan beserta nakhodanya. Namun dari 12 orang itu hanya tiga yang ditemukan selamat, sementara sembilan lainnya hingga saat ini belum ditemukan.
Kapal tersebut diduga sudah terbalik dan tenggelam sejak Jumat, 18 Maret 2022. Namun informasi tenggelamnya kapal itu baru didapat pada Minggu, 20 Maret 2022, sehingga proses pencarian korban mengalami kendala.
Kupang: Dua dari tiga nelayan asal Kabupaten Rote Ndao, NTT, yang selamat akibat kapal tenggelam di perairan Pulai Pasir, Laut Timor, saat ini tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit di
Kota Darwin, Australia Utara.
"Saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan Kesehatan di Royal Darwin Hospital," kata Pelaksana Fungsi Konsuler Konsulat Republik Indonesia di Darwin Yulius Mada Kaka, melansir Antara, Selasa, 22 Maret 2022.
Kedua nelayan yang selamat itu adalah Melki Giri dan Habel Kanuk, sementara satu nelayan lagi Riki Balu saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit di Perth.
Melki dan Habel tiba di Darwin pada pukul 10.00 waktu setempat, setelah menempuh perjalanan dari Pulau Pasir sejak Senin pagi, 21 Maret 2022.
Keduanya. ujar Yulius, akan berada di Kota Darwin selama beberapa pekan ke depan sebelum direpatriasi atau dikirim kembali ke Kupang.
Baca juga:
Kapal Nelayan NTT Tenggelam di Perairan Australia, 1 Tewas
"Kemungkinan proses repatriasi akan menunggu waktu selama dua minggu sambil melihat kondisi dari kedua nelayan dari Rote ini," ujar dia.
Konsulat RI di Darwin juga akan segera memfasilitasi kedua nelayan itu untuk berkomunikasi dengan keluarga.
Sebelumnya diberitakan bahwa pesawat patroli Australia menemukan tiga nelayan terombang-ambing di tengah laut di perairan Pulau Pasir, Laut Timor, akibat kapal nelayan bernama Kuda Laut dihantam gelombang dan terbalik pada Minggu, 20 Maret 2022.
Berdasarkan laporan, kapal tersebut membawa 12 nelayan beserta nakhodanya. Namun dari 12 orang itu hanya tiga yang ditemukan selamat, sementara sembilan lainnya hingga saat ini belum ditemukan.
Kapal tersebut diduga sudah terbalik dan tenggelam sejak Jumat, 18 Maret 2022. Namun informasi tenggelamnya kapal itu baru didapat pada Minggu, 20 Maret 2022, sehingga proses pencarian korban mengalami kendala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)