Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo. Foto: Medcom/Aditya
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo. Foto: Medcom/Aditya

Kasus Pinjol Ilegal Sleman Dilimpahkan ke Kejati Jawa Barat

P Aditya Prakasa • 10 Februari 2022 11:48
Bandung: Kasus pinjaman online atau pinjol ilegal di Sleman, Yogyakarta, dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar). Sebanyak delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
 
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan kasus tersebut sebelumnya ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar. Pihaknya telah menerima sekitar 300 laporan terkait pinjol ilegal yang berupusat di Sleman.
 
"Sejak 2 Septermber 2021 dilaporkan, tanggal 9 Februari 2022 sudah P21," kata Ibrahim di Markas Polda Jawa Barat, Kamis 10 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ibrahim mengatakan kasus itu P21 setelah dilakukan gelar perkara antara penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar danKejati Jabar. Usai dinyatakan lengkap, penyidik akan segera menyerahkan tersangka dan barang bukti.
 
"Nanti akan kita limpahkan tersangka dan barang buktinya. Rencananya besok," kata Ibrahim. 
 
Baca: 27 Orang Ditangkap dari Kantor Pinjol PIK, Salah Satunya WNA
 
Sebelumnya, Polda Jawa Barat menggerebek kantor perusahaan pinjol ilegal. Sebanyak 86 orang yang berperan sebagai debt collector ditangkap dan diperiksa polisi.
 
Perusahaan pinjol ilegal yang digerebek Polda Jabar berada di sebuah ruko lantai 3 Jalan Prof Herman Yohanes, Sami rono, Caturnunggal, Kecamatan Depok, Kota Yogyakarta, DIY. Polisi menggerebek tempat tersebut pada Kamis, 14 Oktober 2021.
 
Total ada delapan tersangka, yakni RSS direktur perusahaan, GT menjabat sebagai asisten manajer, AZ sebagai staf perusahaan, RS sebagai staf perusahaan, dan MZ sebagai IT support. Kemudian, EA team leader desk collection, EM sebagai team leader desk collection dan AB sebagai desk collection atau debt collector online. 
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif