ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Cegah Penyebaran PMK, Pemkab Aceh Utara Tutup Semua Pasar Hewan

Antara • 20 Mei 2022 19:35
Aceh Utara: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menutup pasar hewan untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara Lilis Indriansyah mengatakan saat ini seratusan hewan ternak sapi terindikasi terserang PMK.
 
"Penutupan pasar hewan tersebut dilakukan untuk mencegah hewan ternak tidak terpapar penyakit mulut dan kuku yang berdampak pada ruginya peternak," kata Lilis, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Ia mengatakan penutupan pasar hewan tersebut bersifat sementara. Pasar hewan tersebut kembali dibuka jika penularan dan penyebaran penyakit mulut kaki bisa ditangani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini ada139 ternak sapi di Kabupaten Aceh Utara terindikasi terpapar PMK. Kepastian ke-139 sapi tersebut positif atau tidak, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
 
Ia mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi kondisi dan situasi penyebaran PMK di Kabupaten Aceh Utara dengan menyediakan 13 lokasi pusat kesehatan hewan.
 
Baca: PMK Jangkit Sapi Perah di 4 Kecamatan Kabupaten Bandung
 
"Evaluasi dilakukan sembari terus melakukan penyemprotan disinfektan secara masif, pemberian obat-obatan dan vitamin bagi ternak yang sakit serta sosialisasi dan edukasi kepada peternak mengenai cara penanganan penyakit mulut dan kuku," ujar dia.
 
Selain itu, Lilis mengimbau masyarakat, khususnya peternak segera melaporkan kepada petugas jika ada ternak yang terindikasi PMK agar segera ditangani. Sehingga tidak menyebar ke ternak-ternak lainnya.
 
"Penyakit mulut dan kuku ini menyebar cepat dan sembuhnya juga cepat jika segera ditangani. Jadi, masyarakat tidak perlu panik jika hewan ternaknya terpapar virus tersebut," ungkap dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif