Harga sawit anjlok, sawit tidak dipanen. Foto: Dok/Metro TV
Harga sawit anjlok, sawit tidak dipanen. Foto: Dok/Metro TV

Harga Sawit Anjlok, Petani Biarkan Buah Sawit Membusuk

MetroTV • 21 Mei 2022 22:27
Musi Rawas Utara: Petani sawit di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan sebagian tidak memanen sawit karena harga sawit anjlok. Buah sawit sebagai bahan utama minyak goreng (migor) banyak yang membusuk di pom karena tidak di panen.
 
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pengepul masih terbilang rendah. Terakhir harga TBS terendah mencapai Rp700 per kilogram.
 
"Meski ekspor migor di tutup harus ada solusi bagi kami petani. Harga sawit anjlok, harga pupuk melambung," kata salah satu petani sawit, Irlanto dalam tayangan Headline News di Metro TV, Sabtu, 21 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kisaran harga tersebut dirasakan petani belum memenuhi unsur biaya operasional dan pembelian pupuk sehingga petani sawit memilih tidak memanen buah sawit.
 
"Biaya pestisida melambung, racun melambung. Semua bahan operasional melambung," tutur Irlanto.
 
Seiring dicabutnya kembali larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan ekspor migor beberapa hari lalu oleh Pemerintah Pusat (PP), gairah petani untuk panen kelapa sawit di  wilayah Musi Rawas Utara mulai terlihat kembali. Petani berharap, harga kelapa sawit kembali normal. (Fauzi Pratama Ramadhan)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif