Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Jejak Toleransi dari Lereng Merbabu

MetroTV • 17 Mei 2022 09:53
Semarang: Jejak toleransi antarumat beragama sebenarnya sudah kental di Indonesia. Hal ini nampak dari apa yang dilakukan warga Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
 
Warga yang notabene berbeda agama justru memberi ucapan selamat pada Hari Raya Waisak yang jatuh pada Senin, 16 Mei 2022. Ratusan umat Islam, Kristen, dan Katolik mendatangi Vihara Buddha Bhumika yang terletak di lereng Merbabu saat perayaan Hari Raya Waisak 2566 BE tahun 2022. Kedatangan mereka sebagai bentuk penghormatan.
 
Kedatangan mereka juga untuk mengikuti upacara Waisak. Tak hanya itu, mereka juga menyalami warga beragama Waisak layaknya saat Lebaran. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tradisi ini bermula pada Hari Raya Idulfitri beberapa tahun lalu. Saat itu, warga beragama Buddha dan Kristen menunggu di luar masjid ketika warga beragama Islam tengah menjalankan salat Id untuk mengucapkan selamat hari raya. Sejak saat itu, tradisi ini terus berlangsung dan dilakukan secara bergantian jika umat agama lain merayakan hari rayanya. 
 
"Kami memulai ketika Idul Fitri, saat salat Id. Kami yang Buddha dan Kristen sudah menunggu  kami yang budha dan kristen sudah menunggu di luar. Setelah selesai, kami memberikan ucapan selamat kepada teman-teman yang menjalankan Idul Fitri itu,” kata Tokoh Masyarakat Dusun Thekelan, Rusmin, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 17 Mei 2022. 
 
Baca: Ada Makna Toleransi di Balik Kue Kering Khas Lebaran
 
Pemuka Agama Buddha Vihara Buddha Bhumika, Mandar, mengaku toleransi beragama di Dusun Tekelan dipraktikkan mulai dari hal kecil. Seperti, tidak membahas perbedaan agama ketika sedang berkumpul dengan tetangga. Oleh karena itu, kerukunan antar warga tetap terjaga. (Fatha Annisa)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif