Bontang: Guna meningkatkan pelayanan publik, BPJS Ketenagakerjaan meresmikan kantor cabang baru di Bontang, Kalimantan Timur.
Peresmian dilakukan oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Rabu, 14 November 2018.
Kantor yang berlokasi di Jalan KS Tubun Nomor 66 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur itu dibangun lebih modern.
"Kantor ini dibangun lebih modern untuk memberikan pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan lebih komprehensif dan nyaman. Gedung ini adalah aset pekerja kita," ujar Ilyas dalam kata sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Heru Prayitno mengatakan kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang merupakan kantor ke-10 dari 11 kantor cabang. Satu kantor cabang lagi saat ini sedang dibangun di Batulicin, Kalimantan Selatan.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
"Kantor di Batulicin belum rampung. Sedang diproses pengadaan izin tanahnya. InsyaAllah tahun depan bisa bangun kepemilikan sendiri," kata Heru.
Wilayah operasional Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang meliputi Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur. Di Kabupaten tersebut sudah tersentuh layanan Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Sangatta.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang telah mengakuisisi 1.258 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja mencapai 96.005 tenaga kerja. Kemudian sudah merealisasikan manfaat porgram santunan kepada 6.016 tenaga kerja, atau senilai Rp100,14 miliar.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Dengan adanya kantor baru, diharapkan terjadi peningkatan peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Ini menjadi salah satu aset Kota Bontang dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat Bontang," katanya.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Pada acara peresmian ini, BPJS Ketenagakerjaan sekaligus memberikn santunan jaminan hari tua (JHT) dan jaminan kematian (JKM) kepada ahli waris dari almarhum Fajar Sugiarto, senilai Rp46,9 juta dan ahli waris dari almarhum Endang Astuti, senilai Rp186 juta. Santunan diberikan langsung oleh Ilyas dan Neni.
Bontang: Guna meningkatkan pelayanan publik, BPJS Ketenagakerjaan meresmikan kantor cabang baru di Bontang, Kalimantan Timur.
Peresmian dilakukan oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Rabu, 14 November 2018.
Kantor yang berlokasi di Jalan KS Tubun Nomor 66 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur itu dibangun lebih modern.
"Kantor ini dibangun lebih modern untuk memberikan pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan lebih komprehensif dan nyaman. Gedung ini adalah aset pekerja kita," ujar Ilyas dalam kata sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Heru Prayitno mengatakan kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang merupakan kantor ke-10 dari 11 kantor cabang. Satu kantor cabang lagi saat ini sedang dibangun di Batulicin, Kalimantan Selatan.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
"Kantor di Batulicin belum rampung. Sedang diproses pengadaan izin tanahnya. InsyaAllah tahun depan bisa bangun kepemilikan sendiri," kata Heru.
Wilayah operasional Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang meliputi Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur. Di Kabupaten tersebut sudah tersentuh layanan Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Sangatta.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang telah mengakuisisi 1.258 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja mencapai 96.005 tenaga kerja. Kemudian sudah merealisasikan manfaat porgram santunan kepada 6.016 tenaga kerja, atau senilai Rp100,14 miliar.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Dengan adanya kantor baru, diharapkan terjadi peningkatan peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Ini menjadi salah satu aset Kota Bontang dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat Bontang," katanya.
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Pada acara peresmian ini, BPJS Ketenagakerjaan sekaligus memberikn santunan jaminan hari tua (JHT) dan jaminan kematian (JKM) kepada ahli waris dari almarhum Fajar Sugiarto, senilai Rp46,9 juta dan ahli waris dari almarhum Endang Astuti, senilai Rp186 juta. Santunan diberikan langsung oleh Ilyas dan Neni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)