NEWSTICKER
Wali Kota Bogor, Bima Arya di kantornya, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Wali Kota Bogor, Bima Arya di kantornya, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Medcom.id/ Rizky Dewantara

Kesehatan Bima Arya Dipantau 14 Hari Sepulang dari Azerbaijan

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 18 Maret 2020 20:31
Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kembali ke Indonesia usai berkunjung ke Azerbaijan. Bima saat ini berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus korona covid-19.
 
Bima terpaksa berkantor di rumah pribadinya di Perumahan Baranangsiang Indah, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, selama 14 hari kedepan.
 
"Saya siap menjalankan prosedur protokol terkait upaya penanggulangan dan pencegahan wabah korona di Indonesia. Apalagi Azerbaijan negara yang dikunjungi masuk daftar terjangkit virus covid-19," kata Bima kepada Medcom.id, Rabu, 18 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bima menjelaskan setelah lebih dari sepekan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, dirinya bersyukur masih dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan apapun. Bahkan saat melewati alat pendeteksi suhu tubuh di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pun cukup baik.
 
Menurut Bima apabila selama 14 hari dinyatakan aman dan tidak mengalami sakit atau mengeluhkan gejala menyerupai korona, dia akan kembali melakukan rutinitas seperti normal.
 
"Sekarang dibatasi sampai Dinkes menyatakan cukup aman baru aktivitas seperti biasa lagi. Sementara di rumah dulu," jelas Bima.
 
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menjelaskan ODP adalah Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia dari negara yang terkonfirmasi di wilayahnya terpapar covid-19.
 
Pemantauan dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila ODP sakit sehingga bisa dengan segera dilakukan pengecekan. Terhadap ODP disarankan tidak keluar rumah sampai masa inkubasi virus selesai selama 14 hari.
 
"Apabila dalam masa inkubasi ada keluhan harus segera ke rumah sakit untuk berobat," kata Retno kepada Medcom.id.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif