Ilustrasi. Kesulitan air bersih di Kudus, Jawa Tengah. (ANT/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi. Kesulitan air bersih di Kudus, Jawa Tengah. (ANT/Yusuf Nugroho)

14 Desa di Pemalang Kekurangan Air Bersih

Nasional musim kemarau
Antara • 04 Juli 2019 16:57
Pemalang: Musim kemarau menimbulkan kekeringan dan menyebabkan warga 14 desa di Kecamatan Pulosari dan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kekurangan air bersih.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang Wismo mengatakan puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung hingga September 2019.
 
"Dampaknya musim kemarau yang cukup panjang ini berdampak pada belasan desa yang mengalami kelangkaan air bersih," kata Wismo di Pemalang, Kamis, 4 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wismo menjelaskan BPBD menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang menghadapi kekurangan air. Wismo menjamin pasokan air bersih akan berjalan lancar meski ada keterbatasan jumlah armada.
 
"Kami imbau warga dapat memanfaatkan air bersih itu secukupnya saja," ungkap Wismo.
 
Beberapa warga di desa menghadapi kekurangan air bersih berusaha menghemat air dengan mengurangi frekuensi mandi menjadi satu kali per hari. Sebagian warga juga membeli air dan mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan.
 
Di antara warga ada yang menggunakan mesin pompa untuk menyedot air dari sumber air dan mengalirkannya ke tandon. Mereka kemudian menjual air dengan harga Rp50 ribu per 1.400 liter air kepada warga yang membutuhkan.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif