Preman yang terjaring razia Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, Selasa, 10 September 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan
Preman yang terjaring razia Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, Selasa, 10 September 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan

Pascapenusukan Santri, Polres Cirebon Kota Gelar Razia Preman

Nasional pembunuhan kejahatan
Ahmad Rofahan • 10 September 2019 20:49
Cirebon: Pascapenusukan santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 6 September lalu, Polres Cirebon Kota menyatakan perang terhadap premanisme dan segala bentuk pengganggu keamanan.
 
Kali ini, Polres Cirebon Kota melakukan razia terhadap preman, anak jalanan, tukang parkir dan pengamen jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan di Kota Cirebon.
 
Dalam razia tersebut, sebanyak 41 orang terjaring dan sejumlah minuman keras seperti ciu, arak dan anggur merah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang kita razia kali ini, mereka yang berpotensi melakukan pemerasan," kata Kapolres Cirebon Kota Roland Ronaldy di Cirebon, Jawa Barat.
 
Roland mengatakan pihaknya mendata seluruh preman yang terjaring ini. Jika berkaitan dengan kasus kriminal, maka akan dilanjutkan untuk diproses.
 
Dalam kesempatan tersebut juga, Roland juga langsung memberikan pembinaan kepada semua preman yang terjaring. Roland memperingatkan untuk tidak membuat gangguan di Kota Cirebon jika tidak ingin mendapatkan tindakan tegas dari pihak kepolisian.
 
"Kita nyatakan perang terhadap Premanisme. Tidak ada premanisme, tidak ada pemerasan di Kota Cirebon. (Jika ada yang berani) kita akan amankan semua" pungkas Roland.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif