Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Surabaya Akan Seragamkan Perangkat Sekolah Cegah Kesenjangan

Nasional seragam sekolah Sekolah Swasta Sekolah Negeri Eri Cahyadi
Amaluddin • 07 September 2021 07:37
Surabaya: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan menyeragamkan perlengkapan sekolah bagi seluruh penyelenggara pendidikan di wilayahnya. Tujuannya untuk menghilangkan kesenjangan sosial di sekolah.
 
"Nanti harus sama semua, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu. Kita akan buatkan. Ketika anak murid masuk sekolah, tidak ada lagi beda kaya dan miskin, kudu podo kabeh (harus sama semua)," kata Eri, di Surabaya, Selasa, 7 September 2021.
 
Eri mengatakan akan melibatkan UMKM untuk membuat seragam, tas, dan sepatu sekolah, yang akan digunakan oleh pelajar se-Surabaya. Tujuannya membantu menggerakkan perekonomian di Kota Pahlawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Insyaallah ini kesepakatan kita bersama. Kita ingin menunjukkan Surabaya tidak ada lagi beda kasta tinggi dan rendah. Tidak ada yang bajunya orang kaya lebih bagus. Insyaallah seragamnya sama semua setiap sekolah,” ujarnya.
 
Sementara bagi keluarga tidak mampu, Eri meminta pihak sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMP, memberikan formulir kepada wali murid untuk menyampaikan kondisi ekonomi keluarganya.
 
Baca juga: Besok, Banda Aceh Akan Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan
 
"Dari situ pemkot bisa memetakan mana keluarga yang membutuhkan intervensi dan pemerintah akan hadir. Surabaya ini kan budayanya gotong-royong, bahu-membahu," ujarnya.
 
Eri memastikan tidak ada lagi penjualan seragam di koperasi sekolah dan murid tidak diharuskan membeli dan menggunakan seragam sekolah. Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah murid-murid dapat mengikuti proses pembelajaran baik itu secara luring (PTM) atau secara daring.
 
"Tidak ada lagi yang diwajibkan untuk beli seragam. Pakai baju bebas pun diperbolehkan kalau tidak ada seragamnya. Karena apa, kita biarkan masuk dulu. Biar pendidikannya jalan dulu," tegas dia.
 
Eri menambahkan jika masih ada sekolah yang menjual ataupun mewajibkan muridnya untuk membeli seragam, wali murid diminta untuk segera melaporkan hal tersebut ke Dispendik Kota Surabaya. Selajutnya, Dispendik akan melakukan evaluasi terhadap sekolah tersebut.
 
“Jika masih ada sekolah yang seragamnya bayar akan dilaporkan ke Dispendik. Sebab, sudah ada kesepakatan dengan seluruh kepala SD, SMP Negeri maupun Swasta di Kota Surabaya," kata Eri.
 

 
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk  https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif