Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi. Medcom/Rofahan
Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi. Medcom/Rofahan

Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Cirebon Siap Tarik Rem Darurat

Ahmad Rofahan • 16 Juni 2021 19:42
Cirebon: Pemerintah Kota Cirebon mewacanakan akan menarik rem darurat imbas melonjaknya kasus positif covid-19. Penarikan rem darurat juga merupakan hasil evaluasi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat.
 
Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, tarik rem darurat menindaklanjuti Instruksi Mendagri (Inmen) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang PPKM. Agus mengatakan, tren kenaikan positif covid-19 di Kota Cirebon dari dampak libur Lebaran. 
 
"Pada periode terakhir jumlah positif rate sampai 29 persen dan dua minggu lalu sampai 42 persen," ujar dia, Rabu 16 Juni 2021.

Selain peningkatkan jumlah positif, keterisian kasur di ruang isolasi covid-19 juga meningkat. Agus menyebutkan, pada 1 Juni 2021 tren Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di Kota Cirebon mencapai 39 persen.
 
Baca: Klaster Hajatan di Banyuwangi, 36 Orang Terpapar Covid-19
 
Kemudian pada 14 Juni lalu keterisian ruang isolasi meningkat 81 persen. Agus menyebutkan, beberapa rumah sakit yang menyediakan ruang isolasi covid-19 penuh.
 
"Ada RSD Gunung Jati 77,8 persen, RST Ciremai 95 persen, rumah sakit Putra Bahagia 100 persen. Kondisi ini berjalan dinamis tapi penanganan pasien menjadi bagian dari strategi," ujar dia.
 
Sementara itu, dari rumah sakit yang menyediakan ruang isolasi, hanya RSD Gunung Jati yang bisa ditambah 37 tempat tidur dari kapasitas yang ada yakni 117 tempat tidur. 
 
Agus mengimbau agar rumah sakit lain di Kota Cirebon agar menyediakan ruang isolasi covid-19. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinkes Kota Cirebon agar menyampaikan kepada rumah sakit yang belum menyediakan layanan covid-19.
 
"Koordinasi jangka pendek ya dan jika tidak bisa sediakan ruang isolasi setidaknya meminta rumah sakit menyiapkan SDM untuk bisa bergabung membantu nakes di RSD Gunung Jati," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>