Pelaku dan korban penganiayaan pengurus masjid saling lapor polisi. Foto: Dok/Screenshot Metro TV
Pelaku dan korban penganiayaan pengurus masjid saling lapor polisi. Foto: Dok/Screenshot Metro TV

Metro Siang

Kapolsek Medan Barat Ungkap Motif Kasus Penganiayaan Pengurus Masjid

MetroTV • 29 September 2021 17:12
Medan: Kasus penganiayaan relawan pengurus Masjid Raudhatul Islam di Medan, Sumatra Utara pada Senin, 27 September 2021 disebut telah memasuki tahap penyidikan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Barat AKP Tina Pulitawati menyatakan, penganiayaan ini bermotif kasus pribadi.
 
Sebelumnya, korban dan tersangka disebut saling melaporkan satu sama lain. Tersangka berinisial R membuat laporan ke Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, sedangkan korban berinisial S membuat laporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Barat.
 
"Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh kedua orang tersebut. Motif dari kasus ini adalah pribadi yaitu saling ejek mengejek," kata Tina dalam tayangan Metro Siang di Metro TV pada Rabu, 29 September 2021.

Baca juga: Ketua DPR Kutuk Kekerasan Terhadap Pemuka Agama
 
Tina menegaskan, korban merupakan seorang relawan dan bukan muazin (pengurus masjid). Penganiayaan disebut bermula karena kedua belah pihak merasa saling emosi dan terjadi penyerangan.
 
"Bukan muazin dari masjid tersebut, dia hanya relawan karena dia tinggalnya di Binjai bukan di Kota Medan," jelas Tina.
 
Hingga kini, Polsek Medan Barat bersama Polrestabes Medan tak henti melakukan proses penyidikan. Tersangka pun disebut telah ditahan dengan ancaman dua tahun delapan bulan penjara.  (Nadia Ayu)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>