Aceh Besar: Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh menerima tambahan pasokan beras impor asal Vietnam sebanyak 6.600 ton. Beras impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tanah rencong.
Pemimpin Kantor Wilayah perum Bulog Aceh, Muhammad Agung Aulia, mengatakan beras impor itu dibongkar di Pelabuhan Malahayati, Kabupaten Aceh Besar melalui Kapal Motor (MV) Sunrise 69.
“Kita menerima tambahan pasokan beras impor asal Vietnam sebanyak 6.600 ton. Beras impor ini yang akan memperkuat saluran distribusi dan pasokan beras ke pasar, jadi memang tidak ada upaya penahanan beras dari kami,” kata Agung, Kamis, 26 Oktober 2023.
Agung menjelaskan tim lapangan Bulog Aceh terus memantau distribusi harian di setiap pasar. Tak hanya itu, pihaknya juga kerap melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten/kota di seluruh Aceh agar harga beras dipasaran juga dapat dijangkau oleh masyarakat.
"Untuk masyarakat Aceh tak perlu khawatir terkait persediaan beras. Karena pada Desember mendatang, Aceh akan kembali menerima 26 ribu ton beras impor. Sehingga total yang akan diterima oleh Aceh nanti sekitar 88 ribu ton lebih," jelasnya.
Pihaknya menepis isu kelangkaan beras di pasar-pasar. Menurutnya beras bulog direalisasikan secara tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu.
“Beras subsidi memang diperuntukkan kepada masyarakat sehingga tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum seperti mengganti kemasan untuk meraih keuntungan lebih,” ujarnya.
Aceh Besar: Perum Bulog Kantor Wilayah
Aceh menerima tambahan pasokan
beras impor asal Vietnam sebanyak 6.600 ton. Beras impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tanah rencong.
Pemimpin Kantor Wilayah perum Bulog Aceh, Muhammad Agung Aulia, mengatakan beras impor itu dibongkar di Pelabuhan Malahayati, Kabupaten Aceh Besar melalui Kapal Motor (MV) Sunrise 69.
“Kita menerima tambahan pasokan beras impor asal Vietnam sebanyak 6.600 ton. Beras impor ini yang akan memperkuat saluran distribusi dan pasokan beras ke pasar, jadi memang tidak ada upaya penahanan beras dari kami,” kata Agung, Kamis, 26 Oktober 2023.
Agung menjelaskan tim lapangan Bulog Aceh terus memantau distribusi harian di setiap pasar. Tak hanya itu, pihaknya juga kerap melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten/kota di seluruh Aceh agar harga beras dipasaran juga dapat dijangkau oleh masyarakat.
"Untuk masyarakat Aceh tak perlu khawatir terkait persediaan beras. Karena pada Desember mendatang, Aceh akan kembali menerima 26 ribu ton beras impor. Sehingga total yang akan diterima oleh Aceh nanti sekitar 88 ribu ton lebih," jelasnya.
Pihaknya menepis isu kelangkaan beras di pasar-pasar. Menurutnya beras bulog direalisasikan secara tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu.
“Beras subsidi memang diperuntukkan kepada masyarakat sehingga tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum seperti mengganti kemasan untuk meraih keuntungan lebih,” ujarnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(DEN)